Ruang

Rangkullah dan Beri Ruang!

Belum ada komentar 99 Views

Seorang teman berujar bahwa dunia ini semakin sempit. Sumber daya terbatas, pekerjaan terbatas, dan semua serba terbatas. Perkataannya itu adalah cerminan konflik. Satu hal tertentu diperjumpakan pada beberapa orang pada kesempatan waktu dan tempat yang sama. 

Dalam hidup keluarga, konflik juga pasti terjadi. Keterbatasan waktu, perbedaan kepentingan, keberagaman kebutuhan dan banyak hal lain bercampur dalam keluarga yang sama dan kadang bertumpuk pada waktu yang sama. Contohkanlah hal kecil seperti bagi raport di hari jumat pagi. Sang ayah dan ibu bekerja di hari Jumat. Masing masing memiliki kepentingan sedangkan si anak butuh orang tua mengambil raport. Belum lagi hal yang lebih rumit seperti beda harapan. Anak ingin masuk bidang seni, sang ayah ingin anaknya seperti dirinya menggeluti bidang ekonomi, dan ibu mengharapkan anaknya mengikuti dirinya di kedokteran. Contoh ini menunjukkan sempitnya ‘ruang’ (pengharapan, mimpi bersama, waktu, dan sebagainya) dalam sebuah keluarga. 

Konflik ini bisa berubah menjadi kekerasan. Tatkala pihak satu menuntut pihak lain dengan paksaan. Kekerasan verbal dan fisik acapkali membuncah saat konflik keterbatasan ‘ruang’ ini tidak teratasi dengan baik. 

Kesediaan memberi ruang akan mengubah konflik menjadi alat semakin lekatnya cinta kasih dalam keluarga. Kesediaan merangkul dan berbagi ruang membuat keluarga akan mampu berjalan bersama dalam kebahagiaan. Tuntutan berlebihan, paksaan dan prasangka hanya akan menyempitkan ruang gerak anggota keluarga seperti layaknya sel penjara yang sempit, gelap dan bau. Adakah saudara mau mengomunikasikan kebutuhan dan keinginan dalam ruangan yg sempit keluarga kita? Adakah Saudara mau merangkul sehingga tercipta cukup ruang untuk berbahagia bersama? Mari beri ruang dan saling merangkul.

BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...