Rasa Syukur Yang Sombong

Lukas 18:9-14

Belum ada komentar 49 Views

“Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain … dan bukan juga seperti pemungut cukai ini ….” (Luk. 18:11)

Kita mungkin pernah membandingkan diri dengan orang lain. Saat berjumpa dengan seseorang yang kita kenal, kita membandingkan diri dengannya. Mula-mula menilai dari penampilannya; menilai apa yang dikenakan dari ujung kepala sampai ujung kaki, lalu menilai karakternya, kelebihan dan kekurangannya. Namun, perbandingan yang dilakukan seringnya cenderung berat sebelah, merasa diri lebih baik daripada dia.

 

Penilaian yang membandingkan diri dengan orang lain juga dilakukan seorang Farisi yang sedang berdoa di bait Allah. Ketekunan dan kesalehannya memang patut diacungkan jempol. Tetapi, yang menjadi persoalan adalah kesombongannya yang terungkap dalam doanya. Doa yang seharusnya menjadi sarana komunikasi dengan Tuhan, justru membuatnya jatuh dalam dosa ketika ia membandingkan dirinya dengan pemungut cukai yang ada di sebelahnya. Orang Farisi itu menganggap dirinya lebih baik daripada pemungut cukai itu.

 

Rasa syukur yang sombong mungkin tanpa kita sadari juga sering kita ungkapkan dalam percakapan kita, “Saya bersyukur Tuhan memberikan berkat lebih, sehingga bisa membeli mobil dan dua rumah yang menjadi milik saya sendiri.” Kata-katanya penuh ungkapan syukur, tetapi ketika dinyatakan untuk memamerkan kekayaan membuat rasa syukur itu terasa hambar, sebab bukan Tuhan yang dimuliakan melainkan kepemilikannyalah yang ditinggikan. Ungkapkanlah syukur dengan tulus; syukur yang sejati. (Pdt. Henni Herlina)

 

DOA:

Tuhan, ajar kami untuk bersyukur dengan tulus hati. Amin.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...
  • TANDA SALIB
    Matius 12:38-42
    … demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. (Matius 12:40b) Udin merasa...
  • Tidak Ada Yang Kebetulan
    Kejadian 29:9-14
    Selagi ia berbicara dengan mereka, datanglah Rahel dengan kambing domba ayahnya, sebab dialah yang menggembalakannya. (Kejadian 29:9) Banu sedang...
  • Kasih Bagi Ribuan Generasi
    Mazmur 105:1-11,45b
    Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang ditetapkan-Nya bagi seribu generasi. (Mazmur 105:8) Sore itu, di teras rumahnya,...
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...