MELAYANI: Bersedia Berkorban

Amsal 31:10-31; Mazmur 1; Yakobus 3: 13-4:8; Markus 9:30-37

Belum ada komentar 322 Views

Pemahaman sukses sering kali diartikan menjadi lebih dari orang lain; lebih berkuasa, lebih kuat, lebih mendominasi dari orang lain. Sukses artinya mengalahkan orang lain dan jika perlu meniadakan orang lain. Menjadi sukses adalah sebuah perjuangan untuk menang dan itu berarti mengalahkan yang lain. Wajah sesama adalah wajah lawan, musuh. Dalam pemahaman sukses yang demikian maka tidak berlaku tindakan melayani. Melayani adalah pekerjaan hamba yang tidak bernilai. Melayani adalah kekalahan karena mendahulukan orang lain dan bukan diri sendiri.

Yesus mengajak kita melihat dengan cara yang berbeda. Menjadi besar (menjadi sukses) justru ditunjukkan kesediaannya untuk membangun kehidupan menjadi lebih baik, dengan demikian ia bersedia mengorbankan egonya untuk kepentingan lebih besar, bersedia merendahkan dirinya untuk mendahulukan dan menghargai orang lain. Sesuatu yang dianggap kekalahan oleh konsep dunia menjadi kemenangan dalam Kristus. Nilai diri seseorang tidak lagi ditentukan oleh kekuasaan, materi dan jabatan tetapi dilihat dari kehadirannya dalam hidup bersama. Bagaimana ia menyatu dalam persekutuan untuk saling menopang dan memperjuangkan kehidupan lebih baik. Bagaimana ia memerlakukan sesama dalam persahabatan dan kehangatan kasih. Tujuan hidupnya lebih dari sekedar kepentingannya.

Dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Rumah Tanpa Alibi
    Matius 22:34-46
    Dalam bacaan ini, Yesus menghadapi pertanyaan dari orang-orang Farisi dan kemudian bertanya tentang identitas Mesias. Percakapan tersebut mengajak kita...
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...