Tiga Hal yang Harus Diingat Ketika Menghadapi Pertentangan

Belum ada komentar 10 Views

Bacaan Hari ini:
Matius 5: 10-12 “Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

Ketika Anda merasa ditekan oleh dunia ini karena Anda mengasihi Yesus dan sementara orang lain tidak, maka Anda perlu ingat tiga hal berikut: 

1. Pertentangan dapat membuat Anda semakin seperti Yesus.
Yesus berkata dalam Yohanes 15: 18-20, “Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.”

Jika Anda ingin tumbuh dewasa dan menjadi seperti Yesus Kristus, Anda harus melalui hal-hal yang telah dilalui Yesus, seperti kesendirian, keputusasaan, stres, dan godaan.

Tapi mengapa Allah ingin menolong Anda dari tekanan dunia, namun tidak terhadap Putra-Nya sendiri?

2. Pertentangan akan memperdalam iman Anda.
Iman itu seperti otot. Otot tidak akan terbentuk jika Anda hanya duduk-duduk sambil mengunyah popcorn. Otot terbentuk jika ditarik, ditekan, dan diuji. Otot Anda tidak akan bertambah besar jika tidak ada beban yang menariknya ke arah yang berlawanan. 

Jika Anda tidak punya para penentang dalam hidup Anda, maka iman Anda tidak akan tumbuh. Orang-orang paling kuat imannya di dunia adalah mereka yang paling diuji imannya. Alkitab berkata dalam 1 Petrus 1: 7, “Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu–yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api–sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.”

3. Pertentangan akan mendatangkan upah yang kekal.
Matius 5: 10-12 mengatakan, “Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

Allah akan memberkati siapa pun yang dianiaya oleh karena hidup untuk Dia. Tapi perhatikan ini, jika Anda mendapatkan pertentangan dari orang lain karena merasa paling suci, maka Anda bukanlah seorang martir, melainkan Anda pantas mendapatkannya. Anda tidak mendapatkan berkat untuk kesombongan diri. Anda diberkati karena menjalani hidup yang seperti Yesus. Ketika Anda berbagi iman Anda, lakukanlah dengan lembut dan dengan rasa saling menghargai, layaknya Yesus, dan Anda akan menerima upah yang kekal di surga.

Ingat ketiga hal ini setiap kali Anda dilecehkan atau ditekan karena iman Anda: Itu dapat membuat Anda semakin seperti Yesus. Itu dapat memperdalam iman Anda. Dan Anda akan menerima upah yang kekal di surga.

Renungkan hal ini:
– Bagaimana Anda menanggapi ujian atas iman Anda? Bagaimana respon Anda tersebut memengaruhi perjalanan Anda dengan Allah?
– Seperti apakah persekusi yang ada dalam budaya kita?
– Bagaimana Tuhan ingin Anda mendoakan orang-orang Kristen yang tengah teraniaya di seluruh dunia ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 29-30; Kisah Para Rasul 23:1-11

Tetap dasarkan kasih dalam menghadapi setiap pertentangan dan konfrontasi yang dihadapi.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
Kegiatan