menjadi hamba

Terlalu Sedikit Menjadi Hamba

Yesaya 49:6

Belum ada komentar 132 Views

Di dalam Yesaya 49:6 muncul undangan bagi Israel untuk menyadari bahwa panggilan hidup mereka bukan sekadar menjadi hamba Tuhan, namun juga menjadi terang bagi bangsa-bangsa. “Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku … Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa …” Status sebagai hamba menempatkan seseorang di dalam sebuah zona yang nyaman. Ia akan selalu berada di dalam lingkaran. Sementara itu, tugas menjadi terang bagi bangsa-bangsa memaksa seseorang untuk keluar dari zona nyaman dan berada di luar lingkaran.

Hidup beragama selalu menempatkan kita di dalam lingkaran religius kita. Berada di dalamnya akan membuat kita merasa aman, nyaman, dan at home. Berada di luar lingkaran tersebut tentu akan memunculkan rasa cemas dan tak nyaman. Tetapi lingkaran imajiner tersebut juga berpotensi menciptakan mentalitas kita versus mereka. Kita berada di dalam lingkaran; mereka berada di luar lingkaran. Kita adalah umat terpilih; mereka tercampak. Mentalitas “the best versus the rest” ini sungguh telah melukai peradaban, termasuk masyarakat Indonesia.

Teks kita minggu ini berusaha memberi sebuah imajinasi yang baru. Umat Allah harus berada di luar lingkaran itu, sebab lingkaran cinta Allah ternyata lebih luas daripada yang kita bayangkan selama ini. Lingkaran cinta dan keselamatan ternyata seluas semesta ini, “… supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”

Imaji baru ini membuat kita sadar bahwa tak ada wilayah kehidupan yang berada di luar jangkauan cinta Allah. “The world is my parish,” kata John Wesley, seorang pendeta terkenal, pendiri Methodisme. Maka, seluruh titik kehidupan, seluruh profesi, seluruh kegiatan hidup, berpotensi menjadi tanda kehadiran cinta itu. Dalam terang kesadaran ini pula, lantas kita mengingat John Wesley’s Rule:

Do all the good you can,
By all the means you can,
In all the ways you can,
In all the place you can,
At all the times you can,
To all the people you can,
As long as ever you can.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Transfigurasi
    Minggu Transfigurasi
    Keluaran 24:12-18; Mazmur 2; 2 Petrus 1:16-21; Matius 17:1-9
    Minggu ini kita merayakan Minggu Transfigurasi. Di dalam tradisi Protestan pada umumnya, Minggu Transfigurasi dirayakan pada Minggu sebelum Rabu...
  • memilih hidup
    Memilih Hidup
    Ulangan 30:15-20; Mazmur 119:1-8; 1 Korintus 3:1-9; Matius 5:21-37
    ‘Apa iya ada orang yang tidak memilih kehidupan?’ lazimnya semua orang memilih kehidupan, bukan? Betul, semua orang ingin hidup...
  • Pendetaku
    Mazmur 103:1-14
    Kehadiran pendeta dalam perjalanan panjang sejarah gereja, menimbulkan banyak kesan baik positif maupun negatif. Ada umat yang memandang pendeta...
  • #HidupMengenalAllah #BahagiaDalamYesus
    Mikha 6:1-8; Mazmur 15; 1 Korintus 1:18-31; Matius 5:1-12
    Bahagia bagi sebagian orang ditentukan dari apa yang dia peroleh. Seorang pelari bahagia ketika ia mencapai targetnya. Marketer bahagia...
  • apakah
    Apakah yang Kamu Cari?
    Yesaya 49:1-7; Mazmur 40:2-12;1 Korintus 1:1-9; Yohanes 1:29-42
    Injil Yohanes diawali dengan dua tema yang saling berkaitan: identitas Yesus dan makna dari pemuridan. “Lihatlah Anak domba Allah!”...
Kegiatan