menjadi hamba

Terlalu Sedikit Menjadi Hamba

Yesaya 49:6

Belum ada komentar 115 Views

Di dalam Yesaya 49:6 muncul undangan bagi Israel untuk menyadari bahwa panggilan hidup mereka bukan sekadar menjadi hamba Tuhan, namun juga menjadi terang bagi bangsa-bangsa. “Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku … Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa …” Status sebagai hamba menempatkan seseorang di dalam sebuah zona yang nyaman. Ia akan selalu berada di dalam lingkaran. Sementara itu, tugas menjadi terang bagi bangsa-bangsa memaksa seseorang untuk keluar dari zona nyaman dan berada di luar lingkaran.

Hidup beragama selalu menempatkan kita di dalam lingkaran religius kita. Berada di dalamnya akan membuat kita merasa aman, nyaman, dan at home. Berada di luar lingkaran tersebut tentu akan memunculkan rasa cemas dan tak nyaman. Tetapi lingkaran imajiner tersebut juga berpotensi menciptakan mentalitas kita versus mereka. Kita berada di dalam lingkaran; mereka berada di luar lingkaran. Kita adalah umat terpilih; mereka tercampak. Mentalitas “the best versus the rest” ini sungguh telah melukai peradaban, termasuk masyarakat Indonesia.

Teks kita minggu ini berusaha memberi sebuah imajinasi yang baru. Umat Allah harus berada di luar lingkaran itu, sebab lingkaran cinta Allah ternyata lebih luas daripada yang kita bayangkan selama ini. Lingkaran cinta dan keselamatan ternyata seluas semesta ini, “… supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”

Imaji baru ini membuat kita sadar bahwa tak ada wilayah kehidupan yang berada di luar jangkauan cinta Allah. “The world is my parish,” kata John Wesley, seorang pendeta terkenal, pendiri Methodisme. Maka, seluruh titik kehidupan, seluruh profesi, seluruh kegiatan hidup, berpotensi menjadi tanda kehadiran cinta itu. Dalam terang kesadaran ini pula, lantas kita mengingat John Wesley’s Rule:

Do all the good you can,
By all the means you can,
In all the ways you can,
In all the place you can,
At all the times you can,
To all the people you can,
As long as ever you can.

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Hidup Adalah Ujian!
    Markus 1:9-15
    Istilah kawah Chandradimuka sering dipakai untuk memberi gambaran tentang ladang tempaan atau tempat uji bagi seseorang. Kawah ini diambil...
  • Wajahku, Wajahmu, Wajah Kristus
    Markus 9:2-9
    Isi hati seseorang biasanya nampak dari wajahnya. Orang lain biasanya mampu membacanya. Muka sedih, muka gembira, muka nyinyir, muka...
  • HOMO HOMINI SALUS
    Homo Homini Salus
    1 Korintus 9:16-23
    Hitam atau putih? Warna hitam biasa dipakai untuk menyimbolkan perilaku jahat dan kejam, sedang putih untuk sikap dan tindakan...
  • tentang Allah
    Bukan tentang Aku atau Kamu, tapi tentang Allah
    Ulangan 18:15-20; Mazmur 111; 1 Korintus 8:1-13; Markus 1:21-28
    Sesuatu yang biasa, jika dalam hidup bersama di suatu komunitas, ada orang-orang yang ingin menonjolkan diri atau ingin dianggap...
  • Jangan Tunda, Sekaranglah Saatnya
    Yunus 3:1-10; Mazmur 62:5-12; 1 Korintus 7:29-31; Markus 1:14-20
    Sudah menjadi kebiasaan di kalangan umat Yahudi, jika seseorang mau belajar tentang keagamaan, maka ia yang menentukan Rabbi yang...
Kegiatan