Tak Pernah Ingkar Janji

2 Samuel 7:1-11, 16; Mazmur 89:1-4, 19-26; Roma 16:25-27; Lukas 1:26-38

Belum ada komentar 75 Views

Sempurnalah kabar baik itu dengan berita tentang kelahiran Yesus. Allah yang menjadi manusia. Ini adalah fakta yang menggemparkan. Peristiwa yang menggemparkan karena tidak terduga. Allah yang memberikan kabar baik itu menggenapi apa yang Ia janjikan sebab Ia tidak pernah ingkar janji. Sunggulah kita bersyukur bahwa janji Allah dapat diandalkan dalam kehidupan ini.

Karya Allah yang memulihkan berpuncak pada diri Yesus Kristus. Dan Allah menepati apa yang Ia telah janjikan kepada umat-Nya yang menantikan pemulihan-Nya. Ia menggenapi janji-Nya dengan memberikan damai sejahtera bagi dunia yang diliputi kegelapan dan keputusasaan. Inilah penggenapan janji itu, “Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan. (Luk 1:32-33).”

Janji Allah digenapi. Ia menggenapinya bagi dunia. Ia menggenapinya bagi orang-orang yang berlindung pada janji-Nya. Ia pun menggenapi janji-Nya yang Ia nyatakan secara personal seperti kepada Maria. Hal ini menegaskan bahwa janji Allah sungguh dapat diandalkan, sekalipun kita tidak pernah tahu kapan namun Ia memberi kepastian bahwa Ia adalah setia pada janji-Nya.

Hidup ini pasti akan berubah menjadi lebih baik dalam kemelut sekelam apa pun karena terang akan datang seperti yang dijanjikan Allah kepada kita. Kepastian itu muncul karena peran Allah di dalamnya. Marilah kita terus berpegang pada janji-Nya di tengah perjuangan kita di hari ini untuk mengubah hidup ini menjadi lebih baik.

DVA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan