Siapakah yang Engkau Cari

Yohanes 20:1-18

Belum ada komentar 226 Views

Maria, pada hari pertama dari minggu sesudah Yesus dikuburkan, pagi-pagi buta datang ke kubur. Ia datang, kemungkinan besar untuk menuntaskan perawatan tubuh Kristus (Mrk. 16:1), karena mereka menguburkan-Nya secara terburu-buru menjelang awal hari Sabat (Jumat sore). Dan tentunya juga untuk menengok kubur orang yang paling dicintainya, serta meratapi-Nya. Maria datang untuk melawat Yesus yang mati, bukan untuk menemui Yesus yang hidup.

Maka bisa dibayangkan betapa terkejutnya Maria melihat kubur yang terbuka dan jasad Yesus tidak ada di dalam kubur itu. Segera ia pergi menemui Petrus dan Yohanes dan menceritakan apa yang dilihatnya. Dan segera pula mereka bertiga kembali ke makam Yesus. Bila pada mulanya Maria datang ke kubur untuk menangisi Tuhannya, kini ia kembali tiba di tempat yang sama dengan kesedihan yang lengkap. Karena bahkan jasad-Nya pun untuk diratapinya tak ada di situ.

Dan pada saat seperti itulah Yesus menampakkan diri, menyatakan diri kepada Maria. Namun Maria tidak mengenali-Nya karena larut dalam kesedihannya sendiri. Yesus bertanya kepadanya: “…mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?” (ayat 15). Maria tidak mengenali Yesus yang bangkit dan menyatakan diri kepadanya, karena yang sebenarnya “dicarinya” adalah Yesus yang mati, bukan Yesus yang bangkit.

Yesus tidak menghendaki Maria terperangkap dalam pencariannya, sehingga gagal menjumpai-Nya. Ia memanggil Maria dengan namanya: “Maria…!” Dan Maria pun mengenali Tuhannya: “Rabuni…!” Kebangkitan Yesus mengubah kesedihan total Maria menjadi sukacita yang total, karena Maria telah berjumpa dengan-Nya. Maria datang untuk mencari Yesus yang mati, dan kini ia mendapati Yesus yang bangkit.

Dan Yesus tidak menghendaki sukacita Maria berhenti pada dirinya. IA mengutus Maria untuk membagi sukacita itu dengan murid-murid yang lain. Agar mereka bukan hanya tahu, tetapi agar mereka juga tidak salah mencari. Yesus yang seharusnya mereka cari adalah Yesus yang berkenan “ditemukan” oleh saudara-saudara-Nya. Yaitu Yesus yang bukan untuk “dimiliki” sendiri oleh murid-murid-Nya, dan semua orang percaya, tetapi Yesus yang berkata: “…Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu…” (ayat 17).

Kita…?

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • dosa
    Tidak Berdosa Lagi
    Kisah Para Rasul 3:12-19; Mazmur 4; 1 Yohanes 3:1-7; Lukas 24:36-48
    Manusia kenal dosa sejak ia jatuh ke dalam dosa. Keinginan untuk berbuat dosa dan harapan untuk meninggalkan dosa bagaikan...
  • damai sejahtera
    Damai Sejahtera Bagi Kamu!
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1-2:2; Yohanes 20:19-31
    Istilah hoax semakin tenar beberapa tahun belakangan ini. Arti hoax adalah berita bohong atau malicious deception, kebohongan yang dibuat...
  • Hilanglah Cemasku!
    Yesaya 25:6-9; Mazmur 118:1-2, 14-24; Kisah Para Rasul 10:34-43; Markus 16:1-8
    Kecemasan dapat menyerang siapa saja ketika rasa aman terampas, ketidak mengertian menyelimuti pikiran, dan menghadapi situasi yang tidak terduga....
  • cari selamat
    Cari Selamat?
    Markus 15:6-15
    Sejak kecil kecenderungan kita, memang cari selamat. Supaya tidak dimarahi karena menjatuhkan piring kesayangan ibunya, seorang anak sembunyi tangan....
  • segenap hati
    Dengan Segenap Hati?
    Yohanes 12:20-33
    Saat saya studi, saya bertemu dengan seorang pemimpin aliran UU. “Jadi, siapa Tuhan Yesus menurut aliranmu?” “Yesus itu, Guru...
Kegiatan