“Saat anggur habis”

Yohanes 2:1-11

Belum ada komentar 149 Views

Ada beberapa hal penting yang terjadi “saat anggur habis” pada perjamuan kawin di Kana dalam bacaan kita.

Pertama, Maria, sebagai seorang ibu, menyuruh anaknya untuk menolong keluarga (mungkin masih sanak dari Maria) yang mantu, karena mereka kehabisan anggur. Respons Yesus amatlah tidak pada tempatnya menurut ukuran relasi ibu-anak: “Mau apakah engkau dari-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.” (Yoh.2:4). Tetapi Maria alih-alih marah atau tersinggung, menyuruh para pelayan untuk melakukan apa pun yang dikatakan Yesus. Walau tak memahami makna kata-kata Yesus, Maria percaya kepada-Nya.

Kedua, Yesus semula menolak karena saat-Nya belum tiba. Dalam narasi Yohanes mukjizat di Kana adalah “tanda” yang pertama bagi dunia, dari kehadiran-Nya sebagai sang Kristus (Yoh. 2:11). “Tanda” itu diberikan atas prakarsa Allah, bukan sekadar memenuhi tuntutan apalagi kebutuhan insani. Baru ketika hal itu jelas, terutama bagi Maria, Yesus menolong keluarga yang mantu itu.

Ketiga, ketika “saat-Nya” tiba, maka “tanda” Yesus dinyatakan. “Tanda” yang bukan sekadar air menjadi anggur, tetapi menjadi anggur terbaik. Sebab di mana sang Kristus hadir maka yang terbaiklah yang niscaya terjadi. Itulah “tanda kemuliaan-Nya” agar para murid, termasuk kita, menjadi percaya.

Bagi kita pun, “saat anggur habis” kita boleh mengharapkan pertolongan Tuhan. Untuk itu kita mesti belajar dari Maria yang bagaimana pun (tetap) percaya kepada-Nya. Dan bila kita melakukannya, maka pada akhirnya “anggur terbaik” yang akan kita dapatkan dan nikmati, anugerah-Nya.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • kabar baik
    Kabar Baik
    Yesaya 61:1-4, 8-11; Mazmur 126; 1 Tesalonika 5:16-24; Yohanes 1:6-8, 19-28
    Apa yang diharapkan selain kebaikan dari situasi yang serba buruk, menderita, dan tidak adil? Situasi itu menggelisahkan kita seiring...
  • Menghidupi Pertobatan
    Yesaya 40:1-11; Mazmur 85:1-2, 8-13; 2 Petrus 3:8-15; Markus 1:1-8
    Pertobatan memanggil seseorang untuk menghayati hidupnya dengan cara baru. Pertobatan artinya berbalik dari cara kehidupan lama menuju kehidupan baru....
  • Keluar Dari Kekelaman
    Yesaya 64:1-9; Mazmur 80:1-7, 17-19; 1 Korintus 1:3-9; Markus 13:24-37
    Apakah Anda mengingat permainan petak umpet? Pada saat saya masih kecil, kami sering memainkan permainan ini. Satu orang menutup...
  • Yesus Raja dan Gembala
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24
    Minggu ini adalah Minggu Kristus Raja, akhir tahun liturgi gereja. Minggu depan adalah Adven I, awal tahun gereja. Gelar...
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
Kegiatan