Roti Hidup Bagi Dunia

Yohanes 6:35, 41-51

Belum ada komentar 149 Views

Dalam bacaan Minggu lalu, orang banyak gagal “menikmati” sang Roti Hidup, karena menghayatinya semata-mata pada diri, kepentingan dan kesejahteraan sendiri. Dan kini mereka gagal lagi karena mereka terpacak pada “sosok” Yesus yang dinilai berdasarkan norma mereka tentang siapa yang layak mewartakan kebenaran. Kita pun tidak jarang punya kecenderungan seperti itu, merancukan pesan dengan sosok penyampainya, gejala dengan masalahnya, keinginan dengan kebutuhan.

Yesus bukanlah sekadar pembuat mukjizat, yang memenuhi kebutuhan, atau anak Yusuf yang cuma tukang kayu. Ia memperhadapkan orang banyak itu pada hakikat dari jati diri-Nya, Ia mengaruniakan kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lain, tentunya bila mereka bersedia memilihnya. Karena Ia adalah sang Anak yang membawa kita semua kepada sang Bapa, mempersekutukan kita dengan-Nya, menuntun kita ke dalam kerajaan-Nya.

Perjamuan Kudus adalah kesempatan yang dikaruniakan kepada kita guna merenungkan kembali relasi kita dengan Kristus, sang Roti Hidup. Ia mengundang kita bukan hanya untuk “menikmati” Roti Hidup bagi kita sendiri atau di antara kita sendiri. Ia mengajak kita untuk berbagi kehidupan-Nya, memberi diri bagi dunia, bagi segenap ciptaan kecintaan Bapa.

Maka, mari kita nikmati Perjamuan Kudus dengan membuka diri dan peduli pada saudara-saudara seiman, pada tetangga kita, pada saudara-saudara “sebangsa dan setanah air”, pada sesama, pada dunia.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan