Roti Hidup Bagi Dunia

Yohanes 6:35, 41-51

Belum ada komentar 142 Views

Dalam bacaan Minggu lalu, orang banyak gagal “menikmati” sang Roti Hidup, karena menghayatinya semata-mata pada diri, kepentingan dan kesejahteraan sendiri. Dan kini mereka gagal lagi karena mereka terpacak pada “sosok” Yesus yang dinilai berdasarkan norma mereka tentang siapa yang layak mewartakan kebenaran. Kita pun tidak jarang punya kecenderungan seperti itu, merancukan pesan dengan sosok penyampainya, gejala dengan masalahnya, keinginan dengan kebutuhan.

Yesus bukanlah sekadar pembuat mukjizat, yang memenuhi kebutuhan, atau anak Yusuf yang cuma tukang kayu. Ia memperhadapkan orang banyak itu pada hakikat dari jati diri-Nya, Ia mengaruniakan kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lain, tentunya bila mereka bersedia memilihnya. Karena Ia adalah sang Anak yang membawa kita semua kepada sang Bapa, mempersekutukan kita dengan-Nya, menuntun kita ke dalam kerajaan-Nya.

Perjamuan Kudus adalah kesempatan yang dikaruniakan kepada kita guna merenungkan kembali relasi kita dengan Kristus, sang Roti Hidup. Ia mengundang kita bukan hanya untuk “menikmati” Roti Hidup bagi kita sendiri atau di antara kita sendiri. Ia mengajak kita untuk berbagi kehidupan-Nya, memberi diri bagi dunia, bagi segenap ciptaan kecintaan Bapa.

Maka, mari kita nikmati Perjamuan Kudus dengan membuka diri dan peduli pada saudara-saudara seiman, pada tetangga kita, pada saudara-saudara “sebangsa dan setanah air”, pada sesama, pada dunia.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Berjaga-jagalah
    Matius 25:1-13
    “Santai aja, bro!”, celoteh seorang kawan. Tak apa lah. Tugas masih jauh dari dateline. “Sekarang kita happy happy dululah!”,...
  • Praktik Keagamaan yang Koruptif
    Korupsi adalah praktik yang menguntungkan diri sendiri dengan cara memanipulasi secara negatif sebuah hal. Memang, di Indonesia, terminologi korupsi...
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
  • sekolah kehidupan
    Sekolah Kehidupan: Tuhanlah Gembalaku!
    Mazmur 23:1 Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
    Apakah saudara pernah merasa sendirian dan kesepian? Daud pernah mengalaminya. Hal yang paling tidak mudah dilalui oleh seorang adalah...
Kegiatan