Roti Hidup Bagi Dunia

Yohanes 6:35, 41-51

Belum ada komentar 426 Views

Dalam bacaan Minggu lalu, orang banyak gagal “menikmati” sang Roti Hidup, karena menghayatinya semata-mata pada diri, kepentingan dan kesejahteraan sendiri. Dan kini mereka gagal lagi karena mereka terpacak pada “sosok” Yesus yang dinilai berdasarkan norma mereka tentang siapa yang layak mewartakan kebenaran. Kita pun tidak jarang punya kecenderungan seperti itu, merancukan pesan dengan sosok penyampainya, gejala dengan masalahnya, keinginan dengan kebutuhan.

Yesus bukanlah sekadar pembuat mukjizat, yang memenuhi kebutuhan, atau anak Yusuf yang cuma tukang kayu. Ia memperhadapkan orang banyak itu pada hakikat dari jati diri-Nya, Ia mengaruniakan kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lain, tentunya bila mereka bersedia memilihnya. Karena Ia adalah sang Anak yang membawa kita semua kepada sang Bapa, mempersekutukan kita dengan-Nya, menuntun kita ke dalam kerajaan-Nya.

Perjamuan Kudus adalah kesempatan yang dikaruniakan kepada kita guna merenungkan kembali relasi kita dengan Kristus, sang Roti Hidup. Ia mengundang kita bukan hanya untuk “menikmati” Roti Hidup bagi kita sendiri atau di antara kita sendiri. Ia mengajak kita untuk berbagi kehidupan-Nya, memberi diri bagi dunia, bagi segenap ciptaan kecintaan Bapa.

Maka, mari kita nikmati Perjamuan Kudus dengan membuka diri dan peduli pada saudara-saudara seiman, pada tetangga kita, pada saudara-saudara “sebangsa dan setanah air”, pada sesama, pada dunia.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...