pemulihan telah dinyatakan

Pemulihan Telah Dinyatakan, Sambutlah!

Yesaya 65:17-25; Lukas 24:1-12

Belum ada komentar 41 Views

Pada waktu renungan ini saya susun, pemilihan umum belum terjadi. Apapun hasilnya dan siapapun yang terpilih, sebuah pertanyaan besar adalah: ‘Apakah Indonesia yang satu, yang harmonis, yang saling menghargai akan kembali terwujud’? Sungguh menarik ‘pemulihan’ yang Yesaya gambarkan. Pemulihan itu tidak bersifat personal (seperti harapan kebanyakan peserta pemilu): ‘kalau calonku menang, hidupku akan lebih baik’. Pemulihan yang Yesaya gambarkan adalah: ‘communal harmony’. Keluarga yang utuh, harmonis, persekutuan gereja yang utuh dan harmonis, saling menghargai dan tidak saling mencurigai. Dan tentu Indonesia yang satu dan harmonis!

Pijakan dari pemulihan itu dalam iman gereja adalah peristiwa kebangkitan Kristus. Paskah mestinya kita sambut dengan sebuah komitmen untuk masuk dalam peristiwa pemulihan itu! Mengerjakan ‘communal harmony’ dalam setiap sisi kehidupan kita. Perbedaan harus kita letakkan dalam konteks ‘harmony’, sehingga tidak memisahkan namun justru menyatukan dalam sebuah keindahan ‘harmony’. Mari kembali ke dalam keluarga, persekutuan dan kehidupan berbangsa dengan semangat untuk mengerjakan ‘harmony’. Sebab pemulihan telah dinyatakan, sambutlah! Selamat Paskah!

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bertobat dan Percayalah
    Dalam pembacaan Injil minggu ini, Yesus mengatakan empat hal yang sangat tajam dan jelas. Dua yang pertama adalah pernyataan...
  • Filipus dan Natanael
    Yohanes 1:43-51
    Injil Yohanes dalam bacaan minggu ini menunjukkan dua tipe orang beriman. Filipus yang merujuk pada Musa dan kitab Taurat,...
  • TOHU WABOHU
    Kejadian 1:1-5 dan Markus 1:4-11
    Dengan apik penulis Injil Markus menuliskan sebuah keterangan bahwa seruan pertobatan Yohanes Pembaptis justru disampaikan di tengah padang gurun...
  • Sang Kekal Diam Bersama Kita
    Yohanes 1:14
    Seorang sastrawan bernama Goenawan Moehamad menulis sebuah catatan, “Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan dengan sejarah. Tapi pada...
  • Simeon: Siap Mati dan Berani Hidup
    Lukas 2:29-30
    Salah satu sisi kelam dari pandemi Covid-19 yang paling mendukakan kita semua adalah terenggutnya kehidupan orang-orang yang kita kasihi...