Paska IV: Domba yang Baik dari Gembala yang Baik

Paska IV: Domba yang Baik dari Gembala yang Baik

Belum ada komentar 257 Views

Masih ingat pribahasa yang mengatakan “guru kencing berdiri, murid kencing berlari”? Guru adalah seseorang yang digugu dan ditiru. Apa yang diajarkan dan dilakukan oleh sang guru menjadi inspirasi dan keteladanan yang memotivasi para murid untuk bertindak serupa. Kita memilikinya di dalam Yesus Kristus, Dialah Guru Agung kita.

Yesus, Sang Guru mengajarkan dan menunjukkan sikap :

  • Pengorbanan total untuk memberi yang terbaik bagi domba-Nya (ayat 11)
  • Pengenalan yang utuh terhadap domba-Nya (ayat 14)
  • Keterbukaan terhadap semua pihak (ayat 16)
  • Ketaatan pada kehendak Bapa (ayat 18 akhir)

Ia adalah gembala yang baik karena IA melakukan semuanya di dalam kasih. Ia tidak melakukannya demi upahan yang bekerja asal bekerja. Ia menjadikan domba-domba-Nya sebagai seorang sahabat yang dilindungi dan dibela-Nya. Ia memberikan seluruh kehidupan-Nya bagi domba-Nya.

Bagaimanakah sikap kita sebagai domba-domba-Nya, sebagai umat yang dikasihi dan dirawat dengan seluruh nyawa-Nya? Marilah kita menunjukan sikap yang sama, sikap yang telah diteladankan Sang Guru Agung kita, Yesus Kristus. Di tengah dunia yang penuh dengan pementingan diri mari wujudkan sikap rela berkorban. Di tengah dunia yang membangun sikap eksklusifisme, mari kita tunjukkan sikap keterbukaan (inklusifisme). Di tengah dunia yang mengabdi pada hawa nafsu mari kita tunjukkan sikap taat yang mengabdi kepada kehendak Allah. Dengan demikian kita menjadi domba yang baik dari gembala yang baik. Itulah tugas perutusan kita di dunia ini.

 

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • terhubung
    Terhubung Dan Bahagia Bersama Sesama
    Kisah Para Rasul 4:5-12; Mazmur 23; 1 Yohanes 3:16-24; Yohanes 10:11-18
    Hidup kita semakin terhubung satu dengan yang lain begitu cepat dan mudah. Keterhubungan komunikas dan informasi adalah sebuah keuntungan...
  • dosa
    Tidak Berdosa Lagi
    Kisah Para Rasul 3:12-19; Mazmur 4; 1 Yohanes 3:1-7; Lukas 24:36-48
    Manusia kenal dosa sejak ia jatuh ke dalam dosa. Keinginan untuk berbuat dosa dan harapan untuk meninggalkan dosa bagaikan...
  • damai sejahtera
    Damai Sejahtera Bagi Kamu!
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1-2:2; Yohanes 20:19-31
    Istilah hoax semakin tenar beberapa tahun belakangan ini. Arti hoax adalah berita bohong atau malicious deception, kebohongan yang dibuat...
  • Hilanglah Cemasku!
    Yesaya 25:6-9; Mazmur 118:1-2, 14-24; Kisah Para Rasul 10:34-43; Markus 16:1-8
    Kecemasan dapat menyerang siapa saja ketika rasa aman terampas, ketidak mengertian menyelimuti pikiran, dan menghadapi situasi yang tidak terduga....
  • cari selamat
    Cari Selamat?
    Markus 15:6-15
    Sejak kecil kecenderungan kita, memang cari selamat. Supaya tidak dimarahi karena menjatuhkan piring kesayangan ibunya, seorang anak sembunyi tangan....
Kegiatan