Paska II: Mengalahkan Ketakutan, Melenyapkan Keraguan

Paska II: Mengalahkan Ketakutan, Melenyapkan Keraguan

Belum ada komentar 36 Views

Peristiwa di Jumat Agung itu masih terasa membekas begitu kuat dalam pikiran para murid sehingga mereka dikuasai rasa takut yang mencekam. Ketakutan ini membuat para murid memilih mengurung diri di ruang tertutup, memilih mengasingkan diri. Yang lain merasakan takut, sementara Tomas merasa ragu. Peristiwa kematian Yesus memberi dampak yang berbeda kepada para murid. Selama mereka kembali pada peristiwa Jumat Agung itu maka ketakutan dan keraguan terus menguasai mereka.

Yesus menampakkan diri kepada para murid yang tengah dicekam rasa takut dan ragu. Yesus membawa berita sukacita agar mereka dapat mengalahkan ketakutan dan keraguan mereka. Yesus menyampaikan salam: Damai Sejahtera bagi kamu!

Ya, orang yang takut dan ragu perlu mendapatkan ketenangan dan kedamaian agar dapat meredam dan mengalahkan ketakutan dan keraguannya. Yesus datang dengan damai sejahtera sejati yang memampukan para murid merasakan rasa aman di dalam Dia. Yesus pun memberi kesempatan bagi Tomas untuk menyakinkan diri bahwa Yesus sungguh bangkit dan mengubah sejarah hidup mereka.

Ketakutan dan keraguan perlu dilawan sebab jika tidak, ketakutan dan keraguan akan melumpuhkan, mematahkan semangat dan daya juang. Berita kebangkitan Yesus adalah berita sukacita dan semangat untuk mengalahkan segala bentuk ketakutan dan keraguan yang kita hadapi di masa sekarang. Yesus bangkit, itu artinya kita punya kekuatan di dalam Dia untuk menghadapi segala hal. Kaki mantap melangkah, menatap dengan penuh harap pada Yesus yang bangkit. Damai sejahtera bagimu.

 

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan