fajar kebangkitan

Menyongsong Fajar Kebangkitan

Lukas 24:13-49

Belum ada komentar 75 Views

Perjalanan kedua murid pulang ke Emaus pada senja hari Kebangkitan, adalah perjalanan yang mencekam, di akhir dari hari yang kelam serta membingungkan. Sekelam hati mereka yang begitu penasaran atas berbagai peristiwa yang tak dapat mereka pahami. Terutama peristiwa yang menyangkut Yesus panutan mereka.

Dan pada saat itu Yesus yang bangkit menghampiri mereka dan berjalan bersama mereka, karena IA tak menghendaki anak-anak-Nya dalam keadaan bingung apalagi putus asa. Sayangnya kedua murid tidak mengenali Tuhan mereka, karena ada “sesuatu” yang menghalangi mata mereka.

Maka Yesus pun sabar mengajar mereka untuk “melihat” rentetan peristiwa di sekitar Yesus yang membingungkan mereka itu, dengan “optik” Yesus. Sudut pandang Yesus adalah “Paskah yang dicirikan oleh penderitaan, kematian dan kebangkitan Kristus, yang adalah bukti dan jaminan bahwa Tuhan mengampuni dan mengasihi anak-anak-Nya.”

Lalu ketika mereka telah tiba di persimpangan dekat desa kedua murid itu, Yesus berbuat seolah hendak meneruskan perjalanannya. Ia menunggu diundang mampir. Yesus telah “membuka pintu” maka kini kedua murid itu, bila memang mereka hendak benar-benar mengenal-Nya, mereka harus memasuki “pintu” itu dengan prakarsa sendiri. Dan kedua murid itu mengundang-Nya mampir dan makan. Maka kedua murid itu pun mengenali Yesus yang bangkit!

Dapat terjadi, kita tidak mengenali Yesus yang kerap berprakarsa menyertai kita secara langsung dalam perjalanan hidup kita. Bisa jadi karena kita disibukkan oleh optik kita sendiri tentang hidup kita, bahkan tentang peran Tuhan di dalamnya. Syukur Yesus yang bangkit juga berkenan menghampiri kita dengan berbagai cara yang bisa kita kenali, bila kita “membuka mata” terhadap-Nya. Kita, seperti kedua murid dari Emaus, juga dipanggil untuk memasuki perjalanan hidup menyongsong fajar. Fajar kebangkitan, bersama Tuhan.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berbuat baik
    Teruslah Berbuat Baik, Jangan Gentar!
    Yohanes 14:15-21; 1 Pet 3:13-22
    Bacaan Yohanes 14 dalam minggu ini adalah wejangan akhir Yesus sebelum matinya. Yesus membesarkan hati para murid agar tetap...
  • yesus
    Setia Kepada Yesus Yang Bangkit
    Kisah Para Rasul 7:55-60
    Sadar atau tidak, praktek ketidakadilan di Indonesia semakin nyata. Mulai dari kehidupan dalam keluarga sampai bernegara. Orang-orang yang bersalah...
  • adalah pintu
    Yesus yang bangkit adalah Pintu
    Yohanes 10:1-10
    Saya ingat di Semarang ada sebuah gedung warisan kolonial dengan sebutan 1000 pintu (Lawang Sewu). Sebetulnya banyaknya lubang pintu...
  • Damai Sejahtera Bagi Kita
    Damai Sejahtera Bagi Kita
    Yohanes 20:19-31
    Pada murid-murid yang berkumpul, mengunci diri dalam sebuah ruangan karena takut, Yesus yang bangkit datang menyatakan diri. Ia berdiri...
  • menjadi berkat
    Bertahan Dalam Kesengsaraan dan Menjadi Berkat
    Yesaya 50:4-9; Matius 27:11-54
    Minggu Palmarum adalah peringatan saat Yesus memasuki Yerusalem untuk menyongsong sengsara bahkan kematian-Nya demi mengemban misi Bapa-Nya di sorga....
Kegiatan