fajar kebangkitan

Menyongsong Fajar Kebangkitan

Lukas 24:13-49

Belum ada komentar 81 Views

Perjalanan kedua murid pulang ke Emaus pada senja hari Kebangkitan, adalah perjalanan yang mencekam, di akhir dari hari yang kelam serta membingungkan. Sekelam hati mereka yang begitu penasaran atas berbagai peristiwa yang tak dapat mereka pahami. Terutama peristiwa yang menyangkut Yesus panutan mereka.

Dan pada saat itu Yesus yang bangkit menghampiri mereka dan berjalan bersama mereka, karena IA tak menghendaki anak-anak-Nya dalam keadaan bingung apalagi putus asa. Sayangnya kedua murid tidak mengenali Tuhan mereka, karena ada “sesuatu” yang menghalangi mata mereka.

Maka Yesus pun sabar mengajar mereka untuk “melihat” rentetan peristiwa di sekitar Yesus yang membingungkan mereka itu, dengan “optik” Yesus. Sudut pandang Yesus adalah “Paskah yang dicirikan oleh penderitaan, kematian dan kebangkitan Kristus, yang adalah bukti dan jaminan bahwa Tuhan mengampuni dan mengasihi anak-anak-Nya.”

Lalu ketika mereka telah tiba di persimpangan dekat desa kedua murid itu, Yesus berbuat seolah hendak meneruskan perjalanannya. Ia menunggu diundang mampir. Yesus telah “membuka pintu” maka kini kedua murid itu, bila memang mereka hendak benar-benar mengenal-Nya, mereka harus memasuki “pintu” itu dengan prakarsa sendiri. Dan kedua murid itu mengundang-Nya mampir dan makan. Maka kedua murid itu pun mengenali Yesus yang bangkit!

Dapat terjadi, kita tidak mengenali Yesus yang kerap berprakarsa menyertai kita secara langsung dalam perjalanan hidup kita. Bisa jadi karena kita disibukkan oleh optik kita sendiri tentang hidup kita, bahkan tentang peran Tuhan di dalamnya. Syukur Yesus yang bangkit juga berkenan menghampiri kita dengan berbagai cara yang bisa kita kenali, bila kita “membuka mata” terhadap-Nya. Kita, seperti kedua murid dari Emaus, juga dipanggil untuk memasuki perjalanan hidup menyongsong fajar. Fajar kebangkitan, bersama Tuhan.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • burung pipit
    Dua Ekor Burung Pipit Seduit
    “Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar...
  • Kesayangan Allah
    Harta Kesayangan Allah
    Keluaran 19:2-8
    Periode embara Israel di padang gurun berlangsung selama 40 tahun. Berbeda dari anggapan popular bahwa periode ini berisi penderitaan...
  • amanat agung
    Amanat Agung?
    Matius 28:16-20
    Bacaan kita dari Matius 28:16-20 secara popular dikenal sebagai Amanat Agung (the Great Commandment). Tak jelas dari mana asal...
  • roh kudus
  • Kristus yang Bangkit Memersatukan
    Yohannes 17:1-17
    “Supaya mereka semua menjadi satu” Banyak orang suka berdoa. Tetapi model komunikasi seperti apa yang kita lakukan kepada Tuhan?...
Kegiatan