Menunjukkan Agama atau  Menjalankan Agama??

Menunjukkan Agama atau Menjalankan Agama??

Belum ada komentar 19 Views

Menunjukkan agama atau menjalankan agama? Memang apa bedanya? Serupa, tapi tak sama. Menunjukkan agama, berarti menunjukkan ciri keberagamaan kita. Sebagai orang GKI saya beribadah tiap minggu, pakai nyanyian KJ dan NKB, berdoa, pakai simbol GKI, stola GKI dll., tetapi tanpa hati. Menjalankan agama berarti melaksanakan ‘roh’ dari ajaran agama, beribadah dengan hati, bukan sekedar ritual, tidak dibatasi oleh tempat, ada dalam keseharian kita.

Ahli Taurat dan orang Farisi yang dikritik Yesus dalam Markus 7 adalah orang yang menunjukkan agama. Mereka taati setiap aturan agama, tetapi mereka tidak menjalankan ‘roh’ dari setiap aturan itu. Inilah yang dimaksud Yakobus sebagai ‘pendengar firman’ bukan ‘pelaku firman’ (Yakobus 1:22). ‘Menunjukkan agama’ mirip dengan seks tanpa cinta. Tentu bisa, tetapi beda rasa.

Kidung Agung mengajar kita sebaliknya. Seks seharusnya dengan cinta. Pujian dari sang kekasih dalam bacaan kita, bukan sekedar pujian kosong, tetapi penuh dengan cinta. Hidup beragama memang bukan sekedar mengikuti aturan, tetapi melaksanakan aturan dengan ‘roh’ agama itu. Banyak orang berada pada posisi ‘menunjukkan agama’ ketimbang ‘menjalankan agama’. Tidaklah heran, hidup beragama lalu terasa kering, membosankan. Nyanyian dalam ibadah terasa mati, tak terasa ‘roh’ nya.

Lalu di mana posisi kita??

Rdj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
  • inisiatif
    Partisipatif : Berinisiatif
    Markus 2:1-12
    Wow..kembali sebuah kisah tentang keterbukaan Yesus. Ia menerima cara orang menghampiriNya, meski tidak lazim. Melalui atap! Bukankah tiap orang...
Kegiatan