Menjadi komunitas kasih

Menjadi komunitas kasih

Belum ada komentar 50 Views

Sebuah doa, sekaligus adalah sebuah harapan yang mestinya kita perjuangkan untuk diwujudkan. Apalagi doa ini adalah doa Yesus. Nah, jika Yesus berdoa: “….supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita” (Yoh. 17:11 c), lalu apa yang harus kita perjuangkan sebagai muridNya?

  1. Kita harus mewujudkan sebuah komunitas. Menjadi murid Kristus bukan berarti hanya menjalin relasi yang akrab dengan Kristus, tetapi juga menjalin relasi yang akrab dengan sesama kita. Menjadi sebuah komunitas orang percaya.
  2. Standar relasi dalam komunitas orang percaya itu adalah ‘seperti Kita’. Relasi Kristus dengan sang Bapa menjadi model relasi kita dengan sesama, yaitu relasi kasih.

Sama seperti relasi Kristus dengan sang Bapa adalah relasi yang terbuka. Melaluinya terpancar kasih dan kepedulian Allah pada dunia, maka komunitas kita juga adalah komunitas kasih, yang melaluinya kasih dan kepedulian Allah terpancar dan di rasakan oleh banyak orang di sekitar kita.

Menjadi komunitas kasih seperti ini bukanlah perkara yang mudah. Selalu saja ada hambatan dan rintangan dari dalam maupun dari luar. Salah satu komunitas kasih yang digembalakan Petrus sungguh merasakan tantangan dan rintangan itu.  Karena itulah Yesus juga berdoa agar Allah memelihara komunitas kasih kita. Itulah juga yang diyakini oleh Petrus, Allah akan menjaga, melengkapi, meneguhkan, menguatkan, mengokohkan komunitas kasih yang digembalakan olehnya (1 Petrus 5:10).

Begitu pentingnya komunitas kasih ini buat Kristus, sehingga Kristuspun berkenan hadir di dalamnya melalui Roh Kudus. Berbahagialah anda semua yang diberi kepercayaan oleh Kristus untuk mewujudkan komunitas kasih. Berjuanglah terus menyatakan kasihNya, dan jangan takut terhadap rintangan dan tantangan, sebab Kristus sendiri hadir menyertai anda melalui Roh Nya.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan