Memperhitungkan sesama

Memperhitungkan sesama

Imamat 19:1-2, 9-18; Matius 5:38-48

Belum ada komentar 46 Views

Biasanya kita selalu butuh orang lain pada saat susah. Entah untuk sharing permasalahan yang kita hadapi atau bahkan mengharapkan pertolongannya untuk menyelesaikan masalah kita. Tetapi bagaimana kala kita senang dan sukses? Apakah kita ingat sesama kita, khususnya mereka yang lemah dan menderita?

Imamat 18:9-10 mengajarkan kita untuk selalu mengingat sesama, juga pada saat kita berhasil. Ketika masa panen tiba, maka Allah memerintahkan agar tuaian itu tidak diambil semua tetapi ada yang ditinggalkan buat orang miskin. Dengan kata lain, kita diajak untuk memperhitungkan sesama kita, khususnya yang membutuhkan.

Bagi Allah, sesama itu adalah sesama, tidak dibatasi oleh status sosial, etnik atau bahkan permusuhan. Itulah sebabnya Yesus mengajak kita untuk mengasihi musuh kita juga. Apapun yang mereka lakukan pada kita, mereka tetap sesama yang patut kita kasihi (Mat. 5:43-44)

Sedikit tidak realistis? Mungkin menurut pemikiran manusiawi kita. Tetapi bukankah kalau begitu Allah juga sedikit tidak realistis ketika Ia rela menderita di bukit Golgota demi cintaNya pada yang berdosa? Mari kita belajar menjadi sempurna seperti Bapa kita yang menurunkan hujan buat orang benar dan orang yang tidak benar.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • pengharapan
    ALLAH Trinitas dan Pengharapan Masa Depan
    Roma 5:1-5, Yohanes 16:12-15
    Alkitab menyatakan bahwa menjadi Kristen dan beriman kepada Allah Trinitas tidaklah mudah. Penolakan, pengucilan dan hal-hal yang buruk mungkin...
  • persekutuan
    Kesatuan Gerejawi : Refleksi Allah Persekutuan
    Yohanes 17:20-26
    Rambut sama hitam tapi pikiran berbeda. Pepatah ini mengungkapkan masing-masing orang mempunyai pendapat yang berbeda-beda satu sama lain. Bagaimana...
  • ketaatan
    Iman dan Ketaatan yang Teruji
    Yohanes 14: 23-29
    “Tak kenal maka tak sayang” begitu kata pepatah. “Tak sayang, maka tak mungkin percaya dan menjalin relasi” demikian logikanya....
  • baru
  • Kemenangan Kristus
    Merayakan Kemenangan Kristus
    Wahyu 7:9-17
    Cara manusia menangkap kehadiran dan kuasa Tuhan sangat beragam. Ada yang menangkap hadirnya Tuhan melalui alam, melalui pengalaman saling...
Kegiatan