Melihat dengan mata Rajawali

Melihat dengan mata Rajawali

Belum ada komentar 9 Views

Mengapa Lukas dengan semangat menggebu menghimbau jemaat agar meminta Roh Kudus dan bukan hal-hal lainnya ? Matthew Henry berpendapat: we must ask for the Holy Spirit, not only as necessary in order to our praying well, but as all spiritual blessings are included in that one.

Jadi jelas sekarang bahwa Roh Kudus mempunyai peran yang penting, karena itu kita harus terus memohon kehadiran-Nya dalam kehidupan kita agar kuasa dan kehendak Tuhan menaungi seluruh hidup kita. Roh Kudus ini lah yang memampukan kita melihat dengan “mata rajawali” yaitu melihat bukan satu dimensi melainkan multi dimensi, melihat dari atas (Yakobus 1:17), sehingga seperti pada mozaik, yang kelihatan tidak hanya pecahan beling (kaca) yang tidak bermakna, melainkan satu gambar indah yang utuh dan yang dapat dinikmati. Kemampuan melihat mata kita hanya fragmentaris (dari satu sisi) sehingga kita tidak dapat melihat gambar yang utuh dari rencana Tuhan dalam kehidupan. Nah, di sinilah peran penting Roh Kudus yang akan menolong memahami rancangan Tuhan dalam kehidupan kita secara menyeluruh dan bukan hanya bagian demi bagian. Gambaran yang utuh tentang rancangan damai sejahtera Tuhan akan dipahami jika kita membiarkan Roh Kudus membimbing kita menjalani dan melampaui setiap peristiwa yang Tuhan hadapkan dalam hidup ini.

Adalah hal yang wajar, kala badai menerpa, diri kita terkatung di tengah lautan ketidakpastian, dalam situasi seperti ini, kita sering tidak mampu melihat daratan kecil, sebuah pulau tempat berpijak sementara. Di sinilah Roh Kudus berperan untuk memampukan kita melihat daratan tempat berpijak dan sekaligus menata kembali diri kita, sehingga kita dimampukan untuk berani menghadapi masa depan.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan