Libatkan dan Alami Tuhan

Ams. 9:1-6; Mzm. 34:9-14; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58

Belum ada komentar 65 Views

Melalui dua kata kerja “mengecap dan melihat” menurut pemazmur, seseorang dapat mengenal dan mengalami Tuhan dalam kehidupannya. Namun, pengenalan atas dasar pengalaman pribadi belum dapat dijadikan suatu patokan atau ukuran bahwa seseorang sudah mengenal Tuhan. Dalam buku Knowing God, J.L. Parker menggambarkan pengenalan akan Tuhan sama seperti mengenal seseorang sebagai sahabat. Ia menjelaskan mengenal Tuhan adalah soal keterlibatan pribadi, keterlibatan pikiran, kehendak, dan perasaan. Jika hubungan kita tidak memenuhi unsur-unsur ini, hubungan itu bukanlah hubungan yang benar-benar pribadi. Seperti ketika kita ingin mengenal seseorang, kita perlu terus-menerus menyediakan waktu baginya dan bagi kepentingannya serta siap untuk turut merasakan bebannya.

Dalam pengenalan akan Tuhan, hal “Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu!” menjadi hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. “Kecaplah” dimaknai dengan mencoba sesuap dari sesuatu yang dihidangkan untuk sekedar mencicipi citarasanya. Seorang juru masak mengganggap apa yang dimasaknya sudah sempurna rasanya, sudah lezat, tapi untuk membuktikan kelezatan itu, orang lain perlu menngecap atau mencicipinya terlebih dulu sebelum memberikan penilaian tentang masakan tersebut.

Oleh sebab itu, pengenalan akan kebaikan Tuhan, dapat dialami seseorang ketika ia melibatkan Tuhan dalam kehidupannya. Kedekatan dengan Firman Tuhan dan kerinduan untuk mengalaminya, merupakan wujud nyata relasi seseorang dengan Tuhan.

Hal penting yang perlu dilakukan dalam proses mengenal, mengecap dan melihat kebaikan Tuhan adalah melibatkan Dia dalam seluruh kegiatan kehidupan ini, bukan hanya ketika menghadapi hal-hal yang besar, tapi juga pada hal-hal yang nampaknya sepele saja, dengan demikian kita dapat mengalami Tuhan dan semakin memahami kehendak-Nya dalam kehidupan kita.

tt

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • pengharapan
    ALLAH Trinitas dan Pengharapan Masa Depan
    Roma 5:1-5, Yohanes 16:12-15
    Alkitab menyatakan bahwa menjadi Kristen dan beriman kepada Allah Trinitas tidaklah mudah. Penolakan, pengucilan dan hal-hal yang buruk mungkin...
  • persekutuan
    Kesatuan Gerejawi : Refleksi Allah Persekutuan
    Yohanes 17:20-26
    Rambut sama hitam tapi pikiran berbeda. Pepatah ini mengungkapkan masing-masing orang mempunyai pendapat yang berbeda-beda satu sama lain. Bagaimana...
  • ketaatan
    Iman dan Ketaatan yang Teruji
    Yohanes 14: 23-29
    “Tak kenal maka tak sayang” begitu kata pepatah. “Tak sayang, maka tak mungkin percaya dan menjalin relasi” demikian logikanya....
  • baru
  • Kemenangan Kristus
    Merayakan Kemenangan Kristus
    Wahyu 7:9-17
    Cara manusia menangkap kehadiran dan kuasa Tuhan sangat beragam. Ada yang menangkap hadirnya Tuhan melalui alam, melalui pengalaman saling...
Kegiatan