tanah yang baik

Menjadi Tanah Yang Baik

Matius 13:1-9,18-23

Belum ada komentar 130 Views

Dalam perenungan minggu ini, kita diajak untuk mengevaluasi keadaan hati kita dalam menerima pemberitaan Firman Tuhan. Menurut Yesus dalam injil Matius terdapat 4 keadaan hati manusia :

Pertama, orang yang mendengar Firman Tuhan tetapi tidak mengerti. Mereka seumpama Benih (Firman Tuhan ) yang jatuh di tanah yang keras.
Kedua, orang yang menerima Firman Tuhan dengan gembira tetapi tidak berakar. Tipe orang yang mudah menyerah pada tantangan dan pencobaan. Mereka seumpama benih yang jatuh di tanah yang berbatu.
Ketiga, orang yang menerima Firman Tuhan dengan baik tetapi kemudian kekuatiran dan keinginan dunia membuatnya gagal menjadi murid Kristus. Mereka seumpama benih yang jatuh di tengah semak belukar.
Keempat, orang yang mendengar Firman Tuhan dan berbuah bagi kemuliaan Tuhan. Mereka seumpama benih yang jatuh di tanah yang baik.

Maksud dari perumpamaan ini: “Bagaimana respon kita dalam menerima Firman Tuhan ?”

Berdoa memohon pimpinan Roh Kudus.
Kita perlu menjaga dan mempersiapkan hati untuk mendengar Firman Tuhan

Dengan demikian kita akan menjadi tanah yang baik dan oleh anugrah Tuhan kita berbuah lebat bagi kemuliaan Tuhan.

LS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
  • Berjaga-jagalah
    Matius 25:1-13
    “Santai aja, bro!”, celoteh seorang kawan. Tak apa lah. Tugas masih jauh dari dateline. “Sekarang kita happy happy dululah!”,...
  • Praktik Keagamaan yang Koruptif
    Korupsi adalah praktik yang menguntungkan diri sendiri dengan cara memanipulasi secara negatif sebuah hal. Memang, di Indonesia, terminologi korupsi...
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
Kegiatan