Ketika YESUS juga dibaptis…

Lukas 3:15-17, 21-22

Belum ada komentar 228 Views

Dalam fungsinya sebagai ‘pembuka jalan’ bagi Yesus, Yohanes membaptis banyak orang sebagai tanda pertobatan. Pertanyaannya lalu, mengapa Yesus sendiri memberi diri dibaptis oleh Yohanes. Perlukah itu? Apakah gunanya? Dalam narasi Matius (3:13-17) Yohanes menolak melakukannya: “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?”

Ada 2 hal hakiki yang terjadi di sini.

  • Pertama, sebelum memulai karya-Nya, Yesus sengaja datang kepada Yohanes. Yohanes pada waktu itu sedang bersama dengan banyak orang yang mengakui dosa di hadapan Tuhan dan memberi diri dibaptis. Yohanes dan banyak orang itu adalah “persekutuan orang beriman”. Dan kepada persekutuan itulah Yesus datang dan memberi diri dibaptis. IA mengidentifikasikan diri-Nya dengan persekutuan orang beriman, untuk berkarya bagi dan di tengah mereka.
  • Kedua, pada saat Yesus dibaptis, sang Bapa menyapa-Nya, menyatakan bahwa Yesus adalah sang Putra. Tetapi juga sang Putra yang akan melaksanakan penugasan Bapa-Nya, sang Putra yang diperkenan-Nya. Dan untuk itu Roh Kudus akan menaungi-Nya, memampukan-Nya. Karena jalan panjang karya-Nya sebagai Mesias adalah jalan derita yang berujung pada salib.

Kita dibaptis dalam Dia, yang adalah sang Putra yang diperkenan sang Bapa, dan yang dinaungi kuasa Roh Kudus. Kita dibaptis agar kita mengikut Dia, menapaki jejak langkah-Nya dan menuruti teladan-Nya, diperkenan sang Bapa, serta dituntun oleh Roh.

Dalam baptisan itu kita pun dipanggil dan dibaptiskan ke dalam jemaat/gereja, ke dalam “persekutuan orang beriman”. Dibaptis = dimeteraikan ke dalam keselamatan, tetapi tidak sendirian, melainkan dalam communio, dalam persekutuan jemaat, yang adalah persekutuan orang percaya.

Maka mari kita, sebagai orang percaya dan sebagai jemaat-Nya, sungguh-sungguh menjadi bagian dari kesatuan Bapa, Anak dan Roh.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • terhubung
    Terhubung Dan Bahagia Bersama Sesama
    Kisah Para Rasul 4:5-12; Mazmur 23; 1 Yohanes 3:16-24; Yohanes 10:11-18
    Hidup kita semakin terhubung satu dengan yang lain begitu cepat dan mudah. Keterhubungan komunikas dan informasi adalah sebuah keuntungan...
  • dosa
    Tidak Berdosa Lagi
    Kisah Para Rasul 3:12-19; Mazmur 4; 1 Yohanes 3:1-7; Lukas 24:36-48
    Manusia kenal dosa sejak ia jatuh ke dalam dosa. Keinginan untuk berbuat dosa dan harapan untuk meninggalkan dosa bagaikan...
  • damai sejahtera
    Damai Sejahtera Bagi Kamu!
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1-2:2; Yohanes 20:19-31
    Istilah hoax semakin tenar beberapa tahun belakangan ini. Arti hoax adalah berita bohong atau malicious deception, kebohongan yang dibuat...
  • Hilanglah Cemasku!
    Yesaya 25:6-9; Mazmur 118:1-2, 14-24; Kisah Para Rasul 10:34-43; Markus 16:1-8
    Kecemasan dapat menyerang siapa saja ketika rasa aman terampas, ketidak mengertian menyelimuti pikiran, dan menghadapi situasi yang tidak terduga....
  • cari selamat
    Cari Selamat?
    Markus 15:6-15
    Sejak kecil kecenderungan kita, memang cari selamat. Supaya tidak dimarahi karena menjatuhkan piring kesayangan ibunya, seorang anak sembunyi tangan....
Kegiatan