Ketika kepentingan pribadi mengalahkan Kebenaran

Markus 6:14-29

Belum ada komentar 520 Views

“Di dunia ini tidak ada teman sejati atau musuh abadi, yang ada hanyalah kepentingan kekal.” Ada saja yang pro dan kontra dengan kalimat ini. Tetapi yang namanya kepentingan dapat membuat kawan berubah menjadi lawan ataupun sebaliknya, lawan menjadi kawan. Benarkah?

Lewat berbagai media sosial, kita menyaksikan perbuatan nekad membunuh (menghilangkan nyawa orang), membunuh karakter (merusak nama baik) atau membunuh masyarakat (korupsi) demi kepentingan pribadi. Ternyata kepentingan pribadi dapat membutakan mata dan mata hati manusia.

Kisah Herodes dan isterinya Herodian adalah contoh sikap mementingkan diri, dan gengsi mengalahkan kebenaran hati nurani. Karena kepentingan membalas dendam membara membuat Herodian menghasut putrinya Salome meminta kepala Yohanes pembaptis sebagai hadiah tarian yang telah menghibur hati Raja dan para tamunya.

Dan karena kepentingan akan harga diri dan gengsi membuat Herodes memenuhi apa saja permintaan Salome, meskipun permintaan itu mengorbankan nyawa orang yang disegani. Dan membuat hatinya sedih.

Kisah Herodes dan Herodian masih dilakoni dalam pentas kehidupan.Tak bisa dipungkiri juga bahwa masih ada teladan hidup bak Yohanes Pembaptis, berani berbicara kebenaran meskipun harga yang dibayar mahal.

Sebagai orang beriman kita diajak untuk melakukan sesuatu yang benar meskipun tidak menguntungkan diri sendiri.

Ls

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Hidup Penuh Roh
    Yohanes 7: 37-39
    Undangan Tuhan Yesus “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!” ditujukan kepada siapa saja yang dalam hidupnya mengalami...
  • Hidup dipelihara Tuhan
    Yohanes 17:1-11
    Doa Tuhan Yesus “Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka (baca: para murid, jemaat Tuhan) dalam nama-Mu” (ay.11), sekaligus merupakan...
  • Saya Cinta Yesus
    Yohanes 14:15-21
    Definisi cinta yang dimaksud supaya tidak salah arah harus dikaitkan dengan konteks pembicaraan. Mencintai atau mengasihi merupakan kata yang...
  • The Journey Is Home
    Yohanes 14:1-14 dan Kisah Para Rasul 7:55-60
    Pemberitaan di Media yang begitu marak tentang pandemi Covid-19, khabarnya telah meluluh lantakkan kehidupan rutinitas. Melongok keluar sebentar, maka...
  • Hidup Bersatu
    Hidup Bersatu
    Kisah Para Rasul 2:42-47
    Pada masa ini, kesatuan sebagai warga negara Indonesia tampaknya sedang diuji. Sebab kita sedang menjalani kehidupan yang terpisah dari...
Kegiatan