Kelolalah talenta-talentamu

Kelolalah talenta-talentamu

Matius 25:14-30

Belum ada komentar 89 Views

Sebuah perumpamaan tentang ‘pemberian’. Pemberian yang begitu banyak dari Allah kepada kita (talenta = jumlah uang yang sangat banyak). Diiringi sebuah harapan agar kita mengelolanya dengan baik. Bukan menyimpannya, apalagi merusaknya. Hidup kita, alam semesta ini, berbagai kemampuan, kepandaian yang melekat dengan diri kita. Wow, banyak sekali! Semua Tuhan titipkan kepada kita untuk dikelola dengan baik.

Sudahkah kita mengelolanya, mengembangkannya sesuai pesan sang tuan? Bukankah segala sesuatu adalah milikNya. Apa yang ada pada kita hanyalah titipan dari sang tuan untuk kita kelola dengan baik. Lihatlah alam semesta yang rusak di tangan manusia. Lihatlah gereja dan persekutuan yang alih-alih berkarya untuk kemanusiaan, justru malahan hidup untuk dirinya sendiri. Lihatlah suami – isteri yang saling melukai. Anak dan orangtua yang saling membenci. Sahabat yang menjadi musuh.

Ternyata banyak sekali titipan Tuhan yang tidak kita kelola sesuai pesan-Nya. Inilah saatnya kita bertobat. Saatnya memperbaiki diri sebelum sang tuan kembali. Mari kita syukuri semua yang ada di sekitar kita. Suami mensyukuri isterinya dan sebaliknya. Orangtua mensyukuri anaknya dan sebaliknya. Kita mensyukuri alam semesta dan semua yang ada pada kita. Mari membaharui komitmen untuk mengelola relasi dengan alam dan sesama. Juga mengelola hidup kita sendiri dengan segala keunikannya. Agar ketika sang tuan kembali, Ia mendapati bahwa kita adalah hamba-hamba-Nya yang baik dan setia.

rdj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan