IMAN, HARAP, KASIH : Nilai-Nilai Keluarga Yang Diwariskan

IMAN, HARAP, KASIH : Nilai-Nilai Keluarga Yang Diwariskan

Belum ada komentar 58 Views

IMAN adalah sikap mengakui serta tunduk kepada kemahakuasaan Allah sekaligus mengandung unsur penyerahan diri secara penuh dan kemauan untuk mentaati apa yang menjadi tuntutan dari penyerahan diri tersebut. Pada hakekatnya iman, suatu tindakan yang melibatkan seluruh kepribadian manusia secara utuh. Iman bukan hanya soal hati tapi kesatuan totalitas keberadaan diri manusia kepada Allah.

PENGHARAPAN dinyatakan dalam Ibrani 6:19-20 bahwa: “Pengharapan adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai perintis bagi kita, ketika Ia menurut pengertian Melkisedek, menjadi imam Besar sampai selama-lamanya.”

Pengharapan adalah respon dari iman kita kepada Allah. Pengharapan lebih dari sekedar sikap optimis sebab pengharapan kita terletak pada kekuasaan Allah yang dapat mengubah kehidupan menjadi baik. Dasar pengharapan orang percaya adalah terwujudnya Kerajaan Allah di bumi seperti di sorga.

KASIH menjadi yang utama membungkus iman dan pengharapan. Iman tanpa kasih menjadi dingin dan pengharapan tanpa kasih menjadi suram. Semua karunia dan semua karya yang mampu dilakukan akan kehilangan makna ketika dilakukan tanpa kasih. Kasih adalah api yang menyalakan iman dan cahaya yang mengubah pengharapan menjadi kepastian (William Barclay).

Selama satu bulan ini, kita sama-sama telah menghayati nilai iman,harap, kasih, baik dalam kehidupan berkeluarga maupun dalam kehidupan berjemaat. Kiranya melalui penghayatan ini, kita mampu berjuang menghadirkan kerajaan Allah di tengah dunia ini. Kita mampu bertahan di tengah badai kehidupan dan mampu menjadi kesaksian yang hidup untuk kemuliaan nama Allah. Kiranya nilai-nilai ini menjadi didikan yang diteruskan dari generasi ke generasi sebagai warisan yang bernilai melebihi warisan materi. Langkah berpijak dengan pasti, menatap masa depan dengan penuh pengharapan. Bertaut pada lengan yang kuat, memberikan perlindungan yang aman. Dalam Yesus Kristus, bertumbuhlah iman, harap dan kasih.

 

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • kasih karunia
    Allah Yang Sabar Dan Penuh Kasih Karunia
    Yesaya 65 :1-9
    Sebuah kisah tentang seorang petani mempunyai seorang anak yang tidak pernah membantu ayahnya bekerja di ladang mereka. Akibatnya ia...
  • pengharapan
    ALLAH Trinitas dan Pengharapan Masa Depan
    Roma 5:1-5, Yohanes 16:12-15
    Alkitab menyatakan bahwa menjadi Kristen dan beriman kepada Allah Trinitas tidaklah mudah. Penolakan, pengucilan dan hal-hal yang buruk mungkin...
  • persekutuan
    Kesatuan Gerejawi : Refleksi Allah Persekutuan
    Yohanes 17:20-26
    Rambut sama hitam tapi pikiran berbeda. Pepatah ini mengungkapkan masing-masing orang mempunyai pendapat yang berbeda-beda satu sama lain. Bagaimana...
  • ketaatan
    Iman dan Ketaatan yang Teruji
    Yohanes 14: 23-29
    “Tak kenal maka tak sayang” begitu kata pepatah. “Tak sayang, maka tak mungkin percaya dan menjalin relasi” demikian logikanya....
  • baru
Kegiatan