IMAN, HARAP, KASIH : Nilai-Nilai Keluarga Yang Diwariskan

IMAN, HARAP, KASIH : Nilai-Nilai Keluarga Yang Diwariskan

Belum ada komentar 57 Views

IMAN adalah sikap mengakui serta tunduk kepada kemahakuasaan Allah sekaligus mengandung unsur penyerahan diri secara penuh dan kemauan untuk mentaati apa yang menjadi tuntutan dari penyerahan diri tersebut. Pada hakekatnya iman, suatu tindakan yang melibatkan seluruh kepribadian manusia secara utuh. Iman bukan hanya soal hati tapi kesatuan totalitas keberadaan diri manusia kepada Allah.

PENGHARAPAN dinyatakan dalam Ibrani 6:19-20 bahwa: “Pengharapan adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai perintis bagi kita, ketika Ia menurut pengertian Melkisedek, menjadi imam Besar sampai selama-lamanya.”

Pengharapan adalah respon dari iman kita kepada Allah. Pengharapan lebih dari sekedar sikap optimis sebab pengharapan kita terletak pada kekuasaan Allah yang dapat mengubah kehidupan menjadi baik. Dasar pengharapan orang percaya adalah terwujudnya Kerajaan Allah di bumi seperti di sorga.

KASIH menjadi yang utama membungkus iman dan pengharapan. Iman tanpa kasih menjadi dingin dan pengharapan tanpa kasih menjadi suram. Semua karunia dan semua karya yang mampu dilakukan akan kehilangan makna ketika dilakukan tanpa kasih. Kasih adalah api yang menyalakan iman dan cahaya yang mengubah pengharapan menjadi kepastian (William Barclay).

Selama satu bulan ini, kita sama-sama telah menghayati nilai iman,harap, kasih, baik dalam kehidupan berkeluarga maupun dalam kehidupan berjemaat. Kiranya melalui penghayatan ini, kita mampu berjuang menghadirkan kerajaan Allah di tengah dunia ini. Kita mampu bertahan di tengah badai kehidupan dan mampu menjadi kesaksian yang hidup untuk kemuliaan nama Allah. Kiranya nilai-nilai ini menjadi didikan yang diteruskan dari generasi ke generasi sebagai warisan yang bernilai melebihi warisan materi. Langkah berpijak dengan pasti, menatap masa depan dengan penuh pengharapan. Bertaut pada lengan yang kuat, memberikan perlindungan yang aman. Dalam Yesus Kristus, bertumbuhlah iman, harap dan kasih.

 

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • dalam
    MENANTI dalam PERCAYA
    Lukas 13: 31 - 35
    Kapan pertolongan itu datang? Ini pertanyaan yang sulit dijawab karena kita tidak berkuasa atas waktu. Kapan semua ini akan...
  • AKU BERSERU, dan IA BERTINDAK
    Ul. 26:1-11; Mzm. 91:1-2, 9-16; Rm. 10:8-13; Luk. 4:1-13
    Ini adalah Minggu Pra Paska kita yang pertama dari rangkaian Paska yang panjang, diawali di Rabu Abu dan berakhir...
  • Saatnya Membuka Kerudung
    Keluaran 34:29-35
    Minggu ini adalah minggu transfigurasi. Minggu Transfigurasi merujuk pada peristiwa Yesus dimuliakan di atas gunung saat bertemu dengan Musa...
  • Mata Ganti Mata Dan Seluruh Dunia Buta
    Lukas 6:27-38
    Bukan hukum “kejahatan dibalas dengan kejahatan”  yang berlaku dalam ajaran Tuhan Yesus, melainkan hukum kasih. Sebab di balik hukum...
  • Berbahagia walau….
    Lukas 6: 17-26
    Ungkapan “berbahagialah” mengingatkan kita pada pengajaran Tuhan Yesus tentang “Kotbah di Bukit”. Sebutan berbahagialah mereka yang miskin, yang lapar...
Kegiatan