Hidup yang Memulihkan

Hidup yang Memulihkan

Belum ada komentar 24 Views

Kematian selain menghadirkan kesedihan seringkali juga menghancurkan kehidupan. Ada banyak rencana bisa gagal, ada banyak harapan jadi pupus, karena orang yang kita kasihi di jemput oleh kematian. Apalagi bila secara ekonomi maupun mental, kita cukup bergantung pada orang yang meninggal. Itulah yang dialami oleh Maria dan Marta. Mereka sangat sedih dengan terjadinya peristiwa kematian Lazarus. Hidup mereka hancur.

Karena itu, tindakan Yesus yang membangkitkan Lazarus, bukan hanya menjadi simbol kebangkitan orang mati di masa depan, namun sekaligus juga menjadi simbol pemulihan kehidupan. Hidup yang hancur dipulihkan, harapan yang hilang dikembalikan, semangat yang runtuh dikuatkan dan tentu saja, kesedihan diubah menjadi kegembiraan.

Kembali sebuah teladan Yesus berikan melalui hidup dan tindakan-Nya. Ia hadir untuk memulihkan kehidupan bukan untuk menghancurkannya. Bahkan melalui kematian-Nya, Ia memulihkan kehidupan kita semua. Lalu bagaimana dengan kita? Apakah kata-kata kita dan tindakan kita memulihkan kehidupan sesama atau malahan menghancurkannya?

Mari kembali belajar menjaga kata dan laku, agar hidup kita menjadi berkat bagi sesama. Mari belajar untuk memulihkan kehidupan dan bukan menghancurkannya. Ada banyak orang di sekitar kita yang hidupnya sudah hancur. Bahkan mungkin itu juga orang-orang terdekat kita, keluarga kita, pasangan hidup kita, anak-anak kita.

Berikanlah hidupmu, hadirlah untuk mereka dan pulihkan kehidupan mereka!

RDj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
  • Sambutlah Pimpinan Tuhan
    Takut. Abram takut menghadapi masa depan tanpa anak. Ia pikir kalau hal itu sampai terjadi, apa boleh buat, hambanyalah...
  • Sambutlah Kristus
    Bulan Budaya dilakukan setiap 2 tahun sekali di GKI Pondok Indah. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar warga jemaat...
  • syukur
    Hendaklah Hatimu Melimpah Dengan Syukur
    Kolose 2:7
    Kita kerap mempermurah makna syukur hanya sebagai reaksi hati, atau malah emosional, atas berkat atau keberuntungan yang kita percaya...
Kegiatan