Hati Yang Terbangun

Hati Yang Terbangun

Belum ada komentar 9 Views

Ada berbagai macam ‘ritual’ bangun pagi. Tiap orang punya ‘ritual’nya masing-masing. Meskipun ritualnya bermacam-macam, ada satu hal yang pasti. Setiap orang pasti menanggalkan pakaian tidurnya dan menggantinya dengan pakaian kerja atau pakaian harian untuk dia pakai selama hari siang.

Berangkat dari pemahaman semacam itulah, Paulus kemudian berbicara kepada jemaat Roma tentang ‘kedatangan Tuhan’. Keselamatan sudah makin dekat. Fajar sudah hampir terbit. Saatnya bangun! Kita memang tidak tahu kapan Tuhan datang, tetapi logika linear kita mengatakan bahwa setiap tahun pasti makin dekat. Kedatangan Tuhan ini harus kita sambut dengan menanggalkan perbuatan kegelapan dan mengenakan senjata terang.

Apa yang Paulus nasihatkan ini menjadi menarik ketika kita kaitkan dengan masa raya adven yang hari ini kita masuki. Adven mengarahkan kita untuk menyambut Kristus yang akan datang, sekaligus menyambut Natal, di mana kita akan merayakan Kristus yang datang dalam wujud bayi kecil di palungan.

Mari menyambut Yesus bukan dengan kemewahan tetapi dengan ‘hati yang terbangun’. Mari menanggalkan perbuatan kegelapan yang mungkin sudah kita lakukan setahun ini dan kembali membaharui diri dalam tobat yang konkrit dengan mengenakan Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang.

Semoga hidup Kristus senantiasa mewujud dalam hidup kita. Semoga kasih Kristus terpancar melalui segala perilaku kita pada sesama. Selamat memasuki masa raya adven, saatnya bangun!

[RDj]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
  • Berjaga-jagalah
    Matius 25:1-13
    “Santai aja, bro!”, celoteh seorang kawan. Tak apa lah. Tugas masih jauh dari dateline. “Sekarang kita happy happy dululah!”,...
  • Praktik Keagamaan yang Koruptif
    Korupsi adalah praktik yang menguntungkan diri sendiri dengan cara memanipulasi secara negatif sebuah hal. Memang, di Indonesia, terminologi korupsi...
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
Kegiatan