ENGKAU ADALAH MESIAS

ENGKAU ADALAH MESIAS

Belum ada komentar 20 Views

Ketika Yesus bertanya: “menurut katamu siapakah aku ini ?” Petrus menjawab:” Engkau adalah Mesias.” (artinya sang Pembebas, sang Juru Slamat). Jawaban Petrus ini mungkin mewakili keberadaan teman-temannya yang mempunyai pengalaman hidup bersama Yesus, sedangkan orang-orang yang mengatakan Yesus itu Yohanes Pembaptis, atau Elia atau seorang dari para nabi, punya pengalaman yang berbeda lagi.

Murid-murid Yesus yang setiap hari bersama dengan Dia, mengenal apa yang Dia lakukan, ketika ia melakukan mukjizat, cara Dia menghadapi para pemimpin agama, visi yang Ia sering kemukakan, mengenal pribadi Yesus jauh lebih dekat daripada orang-orang yang berkerumun nonton Yesus. Bagi para murid, Yesus bukan sekedar Elia atau Yohanes pembaptis, karena ada sesuatu yang mereka alami ketika bersama dengan Yesus.

Jawaban ini dari zaman ke zaman terus mengalami reinterpretasi. Gereja awal memberikan jawaban klasik, siapakah Yesus Kristus, Dia adalah Allah yang sejati dan manusia yang sejati. Jadi jika kita coba memahami jawaban zaman Petrus sampai pada jawaban konsili gereja di Calcedon, ada perkembangan yang besar. Pertanyaannya, mengapa gereja tidak mengulangi saja jawaban Petrus ? Ini menunjukkan bahwa pengenalan akanYesus merupakan sebuah proses yang dinamis. Pengenalan akan Kristus, siapakah Kristus mengalami perkembangan yang terus menerus.

Begitu juga bagi kita, siapakah sosok Yesus dalam era globalisasi ini, mungkin akan ada jawaban yang bermacam-macam bahkan berbeda-beda dari generasi yang satu ke generasi yang lain. Jawaban apapun itu hendaknya tidak menjadi pagar yang membatasi, melainkan undangan bagi kita untuk terus secara kreatif menjawab pertanyaan itu. Siapakah Yesus bagi Anda dan Saya, marilah kita renungkan bersama.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan