Dituntun Oleh Gembala Agung

Mazmur 23

Belum ada komentar 103 Views

Mazmur 23 adalah bukan hanya mazmur yang amat menyentuh kita, tetapi juga mazmur favorit dunia, bagi orang Yahudi, Ortodoks, Katolik, Protestan, Pentakostal, Injili. Mazmur yang dibaca, dinyanyikan, direnungkan dan dikhotbahkan dalam hampir semua peristiwa imani, baik perkawinan mau pun kedukaan. Karena memang isi pembelajarannya amat menyejukkan hati semua orang percaya.

Pertama, selama kita jalani hidup kita bersama sang Gembala Agung, maka sebagai domba-Nya kita niscaya akan mengalami sukacita, kepuasan dan ketentraman yang mendalam.

Kedua, hidup ini bukanlah selalu padang yang berumput hijau dengan air tenang di tepiannya. Sebaliknya ia kerap adalah perjalanan yang berat dan sulit, bahkan mesti melewati lembah kekelaman. Tetapi sang Gembala Agung berkenan untuk senantiasa berjalan bersama kita, domba-domba-Nya. Bersama-Nya, apa pun yang terjadi, kita aman, dalam kebajikan dan kemurahan.

Ketiga, ketika kelak hidup ini akan berakhir, sang Gembala Agung akan tetap menyertai kita. Bahkan kita akan tinggal di rumah-Nya, sepanjang masa.

Wahai domba-domba-Nya, pegang selalu tangan sang Gembala Agung. Ia berkenan menuntun kita. Jangan lepaskan sedetik pun…

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Berbahagia walau….
    Lukas 6: 17-26
    Ungkapan “berbahagialah” mengingatkan kita pada pengajaran Tuhan Yesus tentang “Kotbah di Bukit”. Sebutan berbahagialah mereka yang miskin, yang lapar...
  • Melihat Karya Tuhan melalui Kegagalan
    Lukas 5: 1-11
    Kegagalan yang terjadi dalam kehidupan kita, sering menjadi sesuatu yang menakutkan dan menjauhkan kita dari mimpi masa depan yang...
  • MUKJIZAT
    Yohannes 2:1-11
    Di dalam kisah Yesus mengubah air menjadi anggur di perkawinan Kana, muncul catatan sangat penting, yaitu di dalam ayat...
  • Berpartisipasi ke dalam Peristiwa Trinitas
    Lukas 3:22
    Peristiwa pembaptisan Yesus merupakan sebuah peristiwa Trinitarian. Artinya, di dalam peristiwa itu, ketiga Pribadi ilahi, Bapa, Anak, dan Roh...
  • Keajaiban Natal: Keajaiban Persahabatan
    Luk. 1:39-55
    Pernahkah saudara pergi dalam keadaan hamil ke pegunungan tanpa kendaraan yang memadai? Maria pernah. Dia pergi ke seorang sahabat...
Kegiatan