kepada jesus

Dengan mata yang tertuju kepada Yesus!

Ibrani 12:1-2

Belum ada komentar 173 Views

Saya selalu takjub memandang lukisan foto yang dihasilkan oleh seorang pelukis yang piawai. Entah ia dilukis dengan melihat sebuah pasfoto, entah dengan langsung menatap modelnya, hasilnya sungguh luar biasa. Begitu mirip dan indah. Namun yang lebih mengherankan adalah menyaksikan bagaimana sang pelukis bekerja.

Entah itu di kaki lima Malioboro Yogya, di Pasar Seni Ancol Jakarta, maupun di bilangan Montmartre Paris, mata sang pelukis selalu tertuju kepada pasfoto atau sang model. Kemudian diterjemahkannya apa yang dilihatnya dengan kuas ke atas kanvas. Dan setiap kali sang pelukis menghunjamkan pandangnya pada pasfoto atau sang model, lalu meneliti karyanya, mengoreksinya bila dibutuhkan, atau melanjutkan pekerjaannya. Sang pelukis berusaha sebaik-baiknya untuk menyalin “yang asli” ke atas media lukisannya. Tak boleh ia sekali pun melepaskan fokus pandangnya dari “yang asli” guna menghasilkan karya yang semirip mungkin dengan “yang asli”.

Seorang percaya, yang harus melakukan perjalanannya di dunia yang penuh dengan rawa-paya ini, juga mesti berjalan dengan mata yang tertuju kepada Yesus. Tak boleh sekali pun ia melepaskan pandangnya dari Yesus, agar ia dapat “melukis” karya penyelamatan, kepedulian dan cinta Yesus pada “kanvas” yang dikehendaki-Nya, yaitu hidupnya seutuhnya. Jelas bukan sesuatu yang gampang untuk dilakukan.

Syukur Tuhan senantiasa berkenan hadir di depan kita, sebagaimana yang kita alami hari ini, ketika kita merayakan sakramen Perjamuan Kudus. Mari, jangan biarkan mata kita melihat kepada Yesus, tetapi pandang kita tidak tertuju kepada-Nya.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan