Damai Sejahtera Bagi Kita

Damai Sejahtera Bagi Kita

Yohanes 20:19-31

Belum ada komentar 70 Views

Pada murid-murid yang berkumpul, mengunci diri dalam sebuah ruangan karena takut, Yesus yang bangkit datang menyatakan diri. Ia berdiri di tengah mereka memberi salam: “Damai sejahtera bagi kamu…!” Salam yang biasa ini bukan hanya mengharapkan agar yang diberi salam terhindar dari mara-bahaya, tetapi salam yang mengharapkan semua yang terbaik dari Tuhan.

Sesudah itu sekali lagi Yesus mengucapkan salam: “Damai sejahtera bagi kamu…!” Dan dalam satu helaan nafas, Ia mengutus murid-murid-Nya: “Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Jelaslah kiranya di sini, bahwa “diberkati” adalah agar “menjadi berkat”. Dikaruniai “damai sejahtera” bukan hanya agar terbebas dari ketakutan dan keraguan, tetapi melanjutkan misi Kristus membawa damai sejahtera. Dan untuk itu Ia mengaruniai para murid Roh Kudus.

Yesus bangkit juga bagi kita, agar kita “tidak (lagi) mengunci diri”. Sebab mestinya Paskah, kebangkitan-Nya. – seperti pada para murid, – membebaskan kita. Ia juga datang membawa “damai sejahtera-Nya” bagi kita. Damai sejahtera-Nya yang lain dari yang ditawarkan dunia. Ia bahkan mengaruniakan Roh Kudus, karena damai sejahtera-Nya mesti kita persaksikan.

Yesus yang bangkit dan berkenan menyatakan diri kepada kita, pada akhirnya adalah “…supaya kamu/kita percaya…” (ayat 31). Maka pada akhirnya tujuannya bukan cuma diri kita sendiri. “Kamu”, dalam terang tugas pengutusan kita mesti lebih luas, jauh melampaui kita sendiri. Supaya seperti kita, banyak orang yang “mengunci diri”, dibebaskan. Dan indahnya: dengan melakukannya, kita justru dibebaskan.

Damai sejahtera bagi kita…!

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berbuat baik
    Teruslah Berbuat Baik, Jangan Gentar!
    Yohanes 14:15-21; 1 Pet 3:13-22
    Bacaan Yohanes 14 dalam minggu ini adalah wejangan akhir Yesus sebelum matinya. Yesus membesarkan hati para murid agar tetap...
  • yesus
    Setia Kepada Yesus Yang Bangkit
    Kisah Para Rasul 7:55-60
    Sadar atau tidak, praktek ketidakadilan di Indonesia semakin nyata. Mulai dari kehidupan dalam keluarga sampai bernegara. Orang-orang yang bersalah...
  • adalah pintu
    Yesus yang bangkit adalah Pintu
    Yohanes 10:1-10
    Saya ingat di Semarang ada sebuah gedung warisan kolonial dengan sebutan 1000 pintu (Lawang Sewu). Sebetulnya banyaknya lubang pintu...
  • fajar kebangkitan
    Menyongsong Fajar Kebangkitan
    Lukas 24:13-49
    Perjalanan kedua murid pulang ke Emaus pada senja hari Kebangkitan, adalah perjalanan yang mencekam, di akhir dari hari yang...
  • menjadi berkat
    Bertahan Dalam Kesengsaraan dan Menjadi Berkat
    Yesaya 50:4-9; Matius 27:11-54
    Minggu Palmarum adalah peringatan saat Yesus memasuki Yerusalem untuk menyongsong sengsara bahkan kematian-Nya demi mengemban misi Bapa-Nya di sorga....
Kegiatan