tentang Allah

Bukan tentang Aku atau Kamu, tapi tentang Allah

Ulangan 18:15-20; Mazmur 111; 1 Korintus 8:1-13; Markus 1:21-28

Belum ada komentar 97 Views

Sesuatu yang biasa, jika dalam hidup bersama di suatu komunitas, ada orang-orang yang ingin menonjolkan diri atau ingin dianggap mempunyai peran yang lebih penting daripada yang lain. Sebaliknya, sangat langka, dalam suatu komunitas, ada orang-orang yang mau merendahkan hati, berbagi kasih dan berkorban demi kepentingan atau kemajuan yang lain.

Hal ini lah yang diperingatkan Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus yang hidup dalam masyarakat metropolitan, yang sarat dengan persaingan dan keinginan untuk selalu menang sendiri, agar mereka dengan pengetahuan yang dimilikinya tidak menjadi batu sandungan bagi yang lain.

Kebebasan yang dimiliki oleh setiap pengikut Kristus adalah kebebasan yang bertanggung jawab untuk memberdayakan orang lain dan sekaligus membangun mereka dengan kasih, dan bukan menghancurkannya.

Komunitas suatu persekutuan dibangun bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kemuliaan Allah (ay.6). Karena itu, semua yang dikerjakan bukan pertama-tama tentang saya, kamu, kita, kami atau apa pun, melainkan pertama-tama tentang Allah. Apakah persekutuan yang dibangun itu didasarkan pada kasih kepada Allah ?

Kebebasan yang didasarkan pada kasih Allah, ukurannya bukanlah hanya sekedar benar atau salah, tetapi lebih kepada apakah pengetahuan yang ku miliki dapat membangun saudara ku seiman untuk tidak ragu bertindak, atau malahan membuat mereka ragu dan akhirnya tidak lagi dapat memuliakan Allah dalam hidupnya.

Sebagai orang-orang yang dikaruniai Allah “pengetahuan” dan bahkan “pencerahan”, sudah seharusnya lebih berhati-hati dalam bertindak agar tidak menjadi batu sandungan bagi yang lain, sebaliknya bagi orang yang merasa kurang pengetahuan, tetaplah bersandar pada apa yang diimaninya. Sebab hidup ini adalah tentang Tuhan dan bukan tentang kamu.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan