Berani Bersaksi Karena Perlindungan Tuhan

Matius 10:29

Belum ada komentar 87 Views

Bersaksi adalah salah satu tugas orang-orang percaya (Gereja), yang harus dilakukan sampai kedatangan Tuhan. Bersaksi bukanlah pekerjaan yang gampang. Alkitab dengan tegas tanpa tedeng aling-aling memberitahukan konsekuensi menjadi saksi Tuhan. Misalnya ditolak, disingkirkan, diperlakukan buruk, kehilangan kehormatan bahkan mati sebagai martir. Penyataan Alkitab yang terus terang apakah kemudian membuat orang percaya bersikap memilih : menjadi saksi atau menolak menjadi saksi ?

Beriman kepada Kristus harus bertumbuh dan berbuah lewat kesaksian. Oleh karena itu, Tuhan juga memperlengkapi orang percaya dengan KUASA untuk bersaksi. Meskipun jaminannya KUASA TUHAN, namun ketakutan masih saja membelenggu orang percaya . Sebenarnya, Ketakutan manusia sangat wajar. Rasul Paulus pun berkata : “Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan sangat takut dan gentar” (1 Korintus 2:3). Tapi tak membuat Rasul Paulus berhenti bersaksi. Ketakutan yang membuat orang percaya berhenti bersaksi sama artinya tidak memercayai pemeliharaan Tuhan. Yesus berkata dalam Matius 10:29 :

“Bukankah burung pipit dijual 2 ekor seduit? Namun seekorpun daripadanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.”

Burung Pipit adalah burung yang kecil, lemah, tidak bernilai ekonomi (murah) dipelihara Tuhan. Hal-hal sepele yang tak dipikirkan akal manusia dipikirkan Tuhan. Berapa helai rambut dikepalamu? Tuhanpun mengetahui jumlahnya.

Kata-kata Yesus sungguh menjadi penghiburan sekaligus teguran bagi orang-orang percaya yang tidak menyadari pemeliharaan dan perlindungan Tuhan. Pendeknya, Tuhan memelihara Gereja yang bersaksi. Sama halnya seperti Tuhan memelihara perjalanan kesaksian GKI PONDOK INDAH selama 33 tahun.

Dirgahayu GKI Pondok Indah. Tetaplah setia menjadi saksi kebenaran Tuhan.

LS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • menghitung hari
    Menghitung Hari
    Mazmur 90:1-12
    Kehidupan di perkotaan penuh dengan rutinitas. Rutinisme menjadi sebuah bagian kehidupan kebanyakan orang. Memaknai hari bukanlah hal yang mudah...
  • Berjaga-jagalah
    Matius 25:1-13
    “Santai aja, bro!”, celoteh seorang kawan. Tak apa lah. Tugas masih jauh dari dateline. “Sekarang kita happy happy dululah!”,...
  • Praktik Keagamaan yang Koruptif
    Korupsi adalah praktik yang menguntungkan diri sendiri dengan cara memanipulasi secara negatif sebuah hal. Memang, di Indonesia, terminologi korupsi...
  • Sekolah Kehidupan: Tuhanku, Rajaku!
    Mazmur 96:10a
    Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja!” Apa yang mengendalikan hidup kita setiap hari? Kita bisa dikendalikan oleh agenda...
Kegiatan