Berani Bersaksi Karena Perlindungan Tuhan

Matius 10:29

Belum ada komentar 198 Views

Bersaksi adalah salah satu tugas orang-orang percaya (Gereja), yang harus dilakukan sampai kedatangan Tuhan. Bersaksi bukanlah pekerjaan yang gampang. Alkitab dengan tegas tanpa tedeng aling-aling memberitahukan konsekuensi menjadi saksi Tuhan. Misalnya ditolak, disingkirkan, diperlakukan buruk, kehilangan kehormatan bahkan mati sebagai martir. Penyataan Alkitab yang terus terang apakah kemudian membuat orang percaya bersikap memilih : menjadi saksi atau menolak menjadi saksi ?

Beriman kepada Kristus harus bertumbuh dan berbuah lewat kesaksian. Oleh karena itu, Tuhan juga memperlengkapi orang percaya dengan KUASA untuk bersaksi. Meskipun jaminannya KUASA TUHAN, namun ketakutan masih saja membelenggu orang percaya . Sebenarnya, Ketakutan manusia sangat wajar. Rasul Paulus pun berkata : “Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan sangat takut dan gentar” (1 Korintus 2:3). Tapi tak membuat Rasul Paulus berhenti bersaksi. Ketakutan yang membuat orang percaya berhenti bersaksi sama artinya tidak memercayai pemeliharaan Tuhan. Yesus berkata dalam Matius 10:29 :

“Bukankah burung pipit dijual 2 ekor seduit? Namun seekorpun daripadanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.”

Burung Pipit adalah burung yang kecil, lemah, tidak bernilai ekonomi (murah) dipelihara Tuhan. Hal-hal sepele yang tak dipikirkan akal manusia dipikirkan Tuhan. Berapa helai rambut dikepalamu? Tuhanpun mengetahui jumlahnya.

Kata-kata Yesus sungguh menjadi penghiburan sekaligus teguran bagi orang-orang percaya yang tidak menyadari pemeliharaan dan perlindungan Tuhan. Pendeknya, Tuhan memelihara Gereja yang bersaksi. Sama halnya seperti Tuhan memelihara perjalanan kesaksian GKI PONDOK INDAH selama 33 tahun.

Dirgahayu GKI Pondok Indah. Tetaplah setia menjadi saksi kebenaran Tuhan.

LS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan