Bawalah Aku di Jalan Kebenaran-Mu

Kejadian 9:8-17; Mazmur 25:1-10; 1 Petrus 3:18-22; Markus 1:9-15

Belum ada komentar 189 Views

Mengaku dosa bisa menjadi hal yang paling sulit untuk kita lakukan. Karena, dengan mengakui dosa kita, kita menjadi sadar kerentanan diri kita terhadap kuasa dosa. Paulus, dalam Roma pasal 7, bahkan berkata, “Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.” (Roma 7: 24, 19)

Dalam Mazmur 25 yang menjadi salah satu bacaan kita pada hari ini, kita melihat Daud yang sadar bahwa dirinya adalah manusia yang berdosa dan ia memohon ampun atas segala dosanya (Mzm 25: 11). Namun, yang menarik adalah, ia tidak hanya berhenti pada pengakuan dosa saja. Kesadaran Daud akan kondisinya yang berdosa ini mendorongnya untuk memohon kepada Allah agar Allah menunjukkan kepadanya jalan kebenaran, membawanya kepada jalan kebenaran, dan mengajarnya agar ia senantiasa hidup dalam jalan yang ditunjukkan Allah tersebut (Mzm 25:4-5). Dengan menyadari bahwa dirinya adalah manusia yang rentan terhadap dosa, Daud memohon penyertaan Tuhan untuk menjaga kehidupannya agar tidak melenceng dari jalan kebenaran Tuhan.

Ya, mengakui segala kesalahan yang kita lakukan seringkali sulit. Berkomitmen untuk terus memperbaiki diri agar seturut dengan rencana Allah mungkin adalah sesuatu yang lebih sulit lagi. Walaupun demikian, marilah kita bersama-sama meneladani Daud, yang senantiasa membuka hatinya, agar hidupnya senantiasa berada dalam jalan yang dikehendaki oleh Allah.

CEB

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan