kepada

Allah Yang Mengarahkan Diri Kepada Dunia

Yohanes 3:1-17

Belum ada komentar 50 Views

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,” demikian pernyataan dahsyat Yesus di dalam Yohanes 3:16, yang telah menjadi ayat favorit dari banyak orang Kristen di seluruh dunia ini. Kasih Allah yang begitu besar itu diarahkan pada dunia, bukan pada gereja. Celakanya, orang Kristen terlalu sering memahami dunia sebagai lawan Allah yang karena itu harus ditolak dan dihindari. Dengan kesalahpahaman semacam itu, orang-orang Kristen malah menolak dunia yang diterima Allah, membenci dunia yang dikasihi Allah, serta menghindari dunia yang didekati Allah.

Mungkin, akar perkaranya terletak pada pemahaman yang terlalu sempit mengenai kata “dunia” (Yun.: kosmos). Di dalam Yohanes 1:10, Yohanes Pembaptis berkata, “Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.” Di dalam satu ayat pendek ini, tiga kali kata “dunia” muncul. Ketiganya ternyata memiliki makna yang berbeda:

  1. “Ia telah ada di dalam dunia:” dunia memiliki arti netral, yang menunjukkan lokasi kehadiran Sang Firman yang menjadi manusia.
  2. “dunia dijadikan oleh-Nya:” dunia memiliki arti positif, sebagai ciptaan Allah di dalam Kristus yang dijadikan dengan cinta.
  3. “dunia tidak mengenal-Nya:” dunia memiliki arti negatif, sebagai kekuatan yang menolak dan berseberangan dengan Allah.

Tampaknya sikap antipati pada dunia selama ini lebih dilandasi oleh pemahaman negatif mengenai dunia. Padahal dunia juga berarti positif. Yohanes 3, yang memuat percakapan mendalam antara Yesus dan Nikodemus ini mengajar kita satu hal: Kita perlu mencintai dunia yang dicintai Allah, sebab kita mencintai Allah yang mencintai dunia. Gereja dicintai Allah sejauh gereja memang menjadi bagian dari dunia yang dicintai Allah.
ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
  • keluarga yesus
    Menjadi Keluarga Yesus
    Dalam injil Markus 3:35 Yesus berkata : “Barang siapa melakukan kehendak Allah dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah...
  • berhenti
    Ingat Untuk berhenti !
    Ulangan 5:12-15
    Bekerja untuk hidup atau hidup untuk bekerja? Apa pilihan kita? Pastinya, bekerja adalah perintah Tuhan, untuk melakukan sesuatu bagi...
  • keluarlah
    Keluarlah, Berbuatlah!
    Kisah Para Rasul 2:1-21
    Sebelum peristiwa Pentakosta berlangsung, para murid tampaknya masih berada dalam situasi yang membingungkan hati. Tentu mereka sangat dikuatkan setelah...
Kegiatan