kepada

Allah Yang Mengarahkan Diri Kepada Dunia

Yohanes 3:1-17

Belum ada komentar 75 Views

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,” demikian pernyataan dahsyat Yesus di dalam Yohanes 3:16, yang telah menjadi ayat favorit dari banyak orang Kristen di seluruh dunia ini. Kasih Allah yang begitu besar itu diarahkan pada dunia, bukan pada gereja. Celakanya, orang Kristen terlalu sering memahami dunia sebagai lawan Allah yang karena itu harus ditolak dan dihindari. Dengan kesalahpahaman semacam itu, orang-orang Kristen malah menolak dunia yang diterima Allah, membenci dunia yang dikasihi Allah, serta menghindari dunia yang didekati Allah.

Mungkin, akar perkaranya terletak pada pemahaman yang terlalu sempit mengenai kata “dunia” (Yun.: kosmos). Di dalam Yohanes 1:10, Yohanes Pembaptis berkata, “Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.” Di dalam satu ayat pendek ini, tiga kali kata “dunia” muncul. Ketiganya ternyata memiliki makna yang berbeda:

  1. “Ia telah ada di dalam dunia:” dunia memiliki arti netral, yang menunjukkan lokasi kehadiran Sang Firman yang menjadi manusia.
  2. “dunia dijadikan oleh-Nya:” dunia memiliki arti positif, sebagai ciptaan Allah di dalam Kristus yang dijadikan dengan cinta.
  3. “dunia tidak mengenal-Nya:” dunia memiliki arti negatif, sebagai kekuatan yang menolak dan berseberangan dengan Allah.

Tampaknya sikap antipati pada dunia selama ini lebih dilandasi oleh pemahaman negatif mengenai dunia. Padahal dunia juga berarti positif. Yohanes 3, yang memuat percakapan mendalam antara Yesus dan Nikodemus ini mengajar kita satu hal: Kita perlu mencintai dunia yang dicintai Allah, sebab kita mencintai Allah yang mencintai dunia. Gereja dicintai Allah sejauh gereja memang menjadi bagian dari dunia yang dicintai Allah.
ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Libatkan dan Alami Tuhan
    Ams. 9:1-6; Mzm. 34:9-14; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58
    Melalui dua kata kerja “mengecap dan melihat” menurut pemazmur, seseorang dapat mengenal dan mengalami Tuhan dalam kehidupannya. Namun, pengenalan...
  • Bangunlah dan Makanlah
    1 Raja-Raja 19:4-8; Mazmur 34:1-8; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51
    Sosok nabi Elia, dengan kisah-kisahnya dikenal sebagai seorang utusan Tuhan yang mengagumkan, tetapi sebagai seorang manusia, ia juga mempunyai...
  • Kehadiran Allah
    Menikmati Kehadiran Allah
    Kel. 16:2-4, 9-15; Mzm. 78:23-29; Ef. 4:1-16; Yoh. 6:24-35
    Roti gambaran energi yang dibutuhkan seseorang untuk dapat tetap hidup. Ketergantungan pada roti menunjukkan ketergantungan seseorang pada energi yang...
  • dalam kasih
    Berakar Dan Berdasar Dalam Kasih
    2 Raja-Raja 4:42-44; Mazmur 145:10-18; Efesus 3:14-21; Yohanes 6:1-21
    Kristus tentu tidak dapat dipisahkan dari kasih-Nya yang lebar dan dalam. Karena itu menerima Kristus berarti menerima kasih-Nya yang...
  • REKONSILIASI KEMANUSIAAN
    Rekonsiliasi Kemanusiaan
    Yeremia 23:1-6; Mazmur 23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Dunia kita adalah dunia yang terpecah-belah. Karena kita selalu menekankan identitas primordial. Apalagi diperkuat dengan politik identitas. Di tengah...
Kegiatan