besar hati

Allah yang Besar Hati

Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20

Belum ada komentar 85 Views

Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel 33:11).

Inilah sikap Allah terhadap pendosa: Allah ingin manusia hidup dalam kebenaran dan bukan dalam hukuman. Karena itu tema utama dalam seluruh Alkitab bukan Penghakiman melainkan Pengampunan. Keadilan Allah bukan keadilan versi kita yang hanya menginginkan hukuman bagi orang yang bersalah.

Allah senantiasa berbesar hati melalui pengampunan-Nya. Sungguh sikap yang amat mulia sekaligus amat sulit untuk diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Bukankah ketika orang lain bersalah kepada kita, kita cenderung memilih ‘keadilan Allah’ versi kita? Betapa sering kita berlagak mengampuni dan dengan bangganya mengutip “pembalasan hanya milik Allah” tapi dengan situasi dendam kesumat di hati, sambil berharap orang yang kita benci mendapat kesulitan dalam hidupnya. Boro-boro merindukan pertobatan mereka, bahkan melihat mereka senang saja, kita tidak tahan.

Pengampunan itu harus berangkat dari diri kita sendiri, belajar mengampuni kesalahan yang kita lakukan, memberikan keberanian kepada kita untuk bertobat dan kembali ke jalan Tuhan. Keberanian untuk mengampuni kesalahan dalam diri kita sendiri, memberikan kemampuan untuk mampu mengampuni orang lain yang bersalah kepada kita. Pengampunan itu lah yang akan memperdamaikan seorang kepada yang lain.

Jika Allah selalu ber besar hati untuk mengampuni, maka Ia pun menghendaki agar sebagai ‘orang percaya’, kita juga bersedia melakukan hal yang sama, bukan pertama-tama menghakimi, melainkan membuka diri untuk memberi pengampunan, agar seseorang kembali ke jalan Tuhan, sebab jika tidak demikian, Allah akan menuntut pertanggungan jawab kepada kita (Yehezkiel 33:8).
(tt)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bangunlah dan Makanlah
    1 Raja-Raja 19:4-8; Mazmur 34:1-8; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51
    Sosok nabi Elia, dengan kisah-kisahnya dikenal sebagai seorang utusan Tuhan yang mengagumkan, tetapi sebagai seorang manusia, ia juga mempunyai...
  • Kehadiran Allah
    Menikmati Kehadiran Allah
    Kel. 16:2-4, 9-15; Mzm. 78:23-29; Ef. 4:1-16; Yoh. 6:24-35
    Roti gambaran energi yang dibutuhkan seseorang untuk dapat tetap hidup. Ketergantungan pada roti menunjukkan ketergantungan seseorang pada energi yang...
  • dalam kasih
    Berakar Dan Berdasar Dalam Kasih
    2 Raja-Raja 4:42-44; Mazmur 145:10-18; Efesus 3:14-21; Yohanes 6:1-21
    Kristus tentu tidak dapat dipisahkan dari kasih-Nya yang lebar dan dalam. Karena itu menerima Kristus berarti menerima kasih-Nya yang...
  • REKONSILIASI KEMANUSIAAN
    Rekonsiliasi Kemanusiaan
    Yeremia 23:1-6; Mazmur 23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Dunia kita adalah dunia yang terpecah-belah. Karena kita selalu menekankan identitas primordial. Apalagi diperkuat dengan politik identitas. Di tengah...
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
Kegiatan