Allah memulihkan

Yesaya 40:21-31; Mazmur 147:1-11, 20; 1 Korintus 9:16-23; Markus 1:29-39

Belum ada komentar 150 Views

“Manusia tidak hidup dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” (Mat 4:4). Ya, selain pemenuhan kebutuhan fisik, manusia juga perlu dicukupkan secara rohani. Demikianlah juga ketika kita membahas mengenai “luka” yang dialami manusia. Tidak hanya luka fisik, namun manusia juga mengalami luka batin lewat pengalaman-pengalaman masa lalu yang menyakitkan dirinya. Bahkan, pemulihan bagi luka batin seringkali membutuhkan waktu yang jauh lebih lama dibandingkan dengan luka fisik.

Bagaimana Alkitab bersaksi mengenai pemulihan yang diberikan Allah kepada manusia? Dalam Mazmur 147, khususnya ayat yang ke-3, kita menyaksikan bahwa Allah tidak hanya memberikan pemulihan secara batin (ditandai dengan kalimat “menyembuhkan orang-orang yang patah hati”), namun juga pemulihan fisik (“membalut luka-luka mereka”). Dengan demikian, penulis mazmur ini sebenarnya ingin bersaksi bahwa ia merasakan pemulihan yang utuh dari Allah. Jelaslah, ini menjadi pengharapan bagi kita semua, yang tentu pernah merasakan luka-luka fisik maupun batin, karena dengan kesaksian pemazmur ini, kita bisa melihat bahwa Allah berkuasa untuk memulihkan fisik dan batin kita.

Kiranya kita senantiasa dikuatkan bahwa Allah selalu memperhatikan kita dan memberikan kepada kita pemulihan yang utuh pada waktunya. Sebagai anak-anak Tuhan, hendaknya kita selalu bersandar kepada Allah dan berharap kepada-Nya, karena rancangan-Nya adalah pemulihan yang utuh bagi manusia dan juga seluruh ciptaan-Nya.

CEB

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • allah menyesal
    Allah Menyesal
    Yun. 3:10-4:11; Mzm. 145:1-8; Flp. 1:21-30; Mat. 20:1-16
    Apabila ada salah seorang dari saudara kita yang berdosa kemudian bertobat dan Tuhan mengampuninya, bagaimana kah sikap kita, senang...
  • Mengampuni itu Indah
    Kejadian 50: 15-21, Mazmur 103: 1-13; Roma 14: 1-12; Matius 18: 21-35
    Seorang ibu dari Afrika Selatan, Joyce Ledwaba mengampuni pembunuh anaknya – Samuel yang berusia 17 tahun – Samuel menghilang...
  • besar hati
    Allah yang Besar Hati
    Yehezkiel 33:7-11; Mazmur 119:33-40; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20
    Alih-alih menghendaki hal buruk (kematian) terjadi kepada orang berdosa, Allah lebih berkenan agar pertobatan terjadi dalam hidup mereka (Yehezkiel...
  • Kasih itu tidak Berpura-pura
    Yeremia 15:15-21; Mazmur 26:1-8; Roma. 12:9-21; Matius 16:21-28
    Kalimat ‘Hendaklah kasih itu jangan pura-pura’ (Roma 12:9). Dalam International Standard Version ditulis demikian: “Your love must be without...
  • Peduli : Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Lukas 10:25-37
    Si ahli Taurat bertanya: ‘Siapa sesamaku’? Yesus bertanya: ‘Siapa sesamanya’? Kelihatannya sama, tetapi jauh berbeda. Yang satu tertutup (sesamaku)...
Kegiatan