You’ll Never Walk Alone

Yohanes 14:8-17, (25-27)

Belum ada komentar 219 Views

“Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya ….” (Yoh. 14:16)

Penggemar sepak bola pada umumnya pasti tahu bahwa judul di atas adalah judul lagu “kebangsaan” klub sepak bola Liverpool. Setiap kali Liverpool bertanding, para penggemarnya pasti akan menyanyikan lagu tersebut. Hal ini membuat para pemain Liverpool bersemangat sebab mereka tidak sendirian.

Semangat adalah hal yang hampir hilang dalam diri para murid Yesus ketika mereka mengetahui bahwa Yesus akan segera meninggalkan mereka. Ketiadaan Yesus akan membuat posisi mereka menjadi rentan dan mudah untuk dipersekusi oleh pihak yang membenci Yesus. Dalam situasi seperti itu mereka butuh jaminan dari Yesus bahwa mereka tidak sendirian. Yesus menunjukkan persoalan terbesar dari para murid: Tidak percaya. Itu sebab Ia mengingatkan agar para murid percaya bahwa Ia tidak akan meninggalkan mereka. Yesus akan tetap menyertai para murid di dalam dan melalui Penolong yang akan menyertai mereka selama-lamanya.

Orang Kristen sering kali disebut atau menyebut diri sebagai orang percaya. Namun dalam kenyataan, rasa bimbanglah yang sering kali muncul dan menguasai saat ada begitu banyak persoalan melanda hidup. Orang jadi mudah berpikir dan merasa bahwa Tuhan tak menyertai mereka. Hari ini, melalui perayaan Pentakosta, kita diingatkan bahwa sejatinya Tuhan menyertai kita selama-lamanya. You’ll never walk alone bukan sekadar lagu klub sepak bola, tetapi pengingat bagi kita juga. [Jan Calvin Pindo]

DOA:
Tuhan, terima kasih untuk penyertaan-Mu dalam kehidupan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Kis. 2:1-21/Kej. 11:1-9; Mzm. 104:24-34, 35b; Rm. 8:14-17/Kis. 2:1-21; Yoh. 14:8-17 [25-27]
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Patutkah Marah?
    Yunus 4:1-11
    Tetapi, firman TUHAN, “Patutkah engkau marah?” (Yunus 4:4) Banyak orang beranggapan bahwa marah adalah hal yang lumrah dan manusiawi....
  • Hormati Kemurahan Allah
    Mazmur 51
    Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kau pandang...
  • PAMER
    Matius 6:1-6, 16-21
    Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:18b) Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, muncullah suatu...
  • Tak Berjalan Sendirian
    1 Raja-raja 19:9-18
    Tetapi, Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, semua orang yang tidak berlutut menyembah Ba’al dan mulutnya tidak...
  • Kesabaran Allah
    Mazmur 78:17-20, 52-55
    Ketika Ia menggiring umat-Nya seperti domba-domba, dan memimpin mereka seperti kawanan hewan di padang gurun; ketika Ia menuntun mereka...