PESAN PASTORAL PASKAH BPMS GEREJA KRISTEN INDONESIA 2026
“The church is the church only when it exists for others” (Dietrich Bonhoeffer)
Bapak ibu, saudara, anggota jemaat dan simpatisan GKI yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus,
Kutipan dari Bonhoeffer menyegarkan ingatan dan panggilan kita bahwa gereja bukan hanya organisasi statis yang mencari kemapanan dan hanya memikirkan dirinya sendiri tetapi terutama bagaimana la bermakna dan berdampak bagi kehidupan. Kalimat ini sangat ideal namun untuk menghayati dan merealisasikannya ternyata tidak semudah orang membalikkan telapak tangan.
Memasuki masa Raya Paskah 2026 dunia kita masih diperhadapkan pada banyak situasi yang tidak menentu. Di Indonesia kita masih bergulat dengan persoalan ekonomi yang sulit, juga para korban bencana banjir bandang di berbagai tempat. Kami hendak menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jemaat GKI, karena sekalipun dalam situasi sulit namun tetap berkomitmen memberikan bantuan kepada para korban melalui tim GKI maupun cara lain untuk meringankan beban penderitaan yang dialami oleh saudara-saudara kita.
Kita menyadari situasi dunia semakin memburuk ketika Amerika dan Israel memutuskan untuk menyerang Iran. Serangan yang kemudian dilanjutkan dengan aksi saling balas ini tidak hanya memakan korban jiwa. Lebih jauh ternyata berdampak buruk pada ketidakpastian perdamaian dunia, juga pada perekonomian dunia termasuk Indonesia. Menurut data 20 – 30% konsumsi minyak dunia dikirim melalui selat Hormuz, wilayah perairan Timur Tengah yang sebagiannya dikuasai oleh Iran. Ketika Iran menutup selat Hormus, kita paham harga minyak kemudian melambung tinggi dan tidak terkendali. Ketika harga minyak naik, harga berbagai komoditas juga ikut menjadi mahal, karena proses produksi dan transportasi berbagai barang itu berkaitan dengan harga minyak, dan ini menjadi persoalan serius bagi semua negara.
Apa yang dapat kita lakukan? Paskah mengajak setiap orang beriman untuk terus belajar mempunyai pengharapan di dalam Tuhan. Karya kasih Tuhan tidak seperti yang manusia pikirkan. Keselamatan dari Tuhan tidak datang dengan cara instan, atau seperti manusia yang mengandalkan kekuatan sendiri. Karya Allah hadir pada saat manusia hidup bersandar dan berpengharapan kepada Tuhan. Mari kita berdoa sambil terus berharap Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, menyatakan kasih dan kuasa- Nya dalam berbagai krisis yang sedang dialami dunia sehingga keadaan yang penuh damai sejahtera segera terwujud. Dalam situasi krisis, jemaat juga dihimbau untuk punya hidup yang menunjukkan keprihatinan atas kehidupan yang terjadi dengan hidup hemat dan bijak mempergunakan sumber daya, terutama sumber daya yang tak terbarukan. Apa yang harus dilakukan oleh gereja? Apakah gereja dapat mempengaruhi keputusan para pemimpin negara yang sedang berperang ini? Pertanyaan-pertanyaan ini mengusik hati nurani kita. Para pemimpin yang berkuasa punya otoritas yang besar untuk memulai atau menghentikan perang. Para pemimpin negara juga punya kekuasaan yang besar untuk mengambil kebijakan-kebijakan yang tampaknya baik untuk rakyatnya, tetapi faktanya belum tentu demikian. Anggaran negara yang besar yang dialokasikan pada program-program tertentu yang dikatakan untuk kebaikan rakyat pada kenyataan di lapangan belum tentu demikian. Sangat gampang untuk orang kemudian mengatakan gereja juga tidak dapat melakukan apa-apa. Pada bagian inilah kami mengajak seluruh anggota jemaat dan simpatisan GKI, untuk menyatukan spirit dan semangat. Bahwa dalam situasi-situasi yang tampaknya kita tidak dapat berbuat apa-apa, justru menjadi kekuatan kita. Kita tahu kita punya Tuhan yang maha kuasa. Ketika seseorang tidak lagi dapat melakukan apa-apa dalam kapasitasnya sebagai manusia maka satu-satunya jalan adalah berlari kepada Tuhan. Kita percaya bahwa Tuhan juga melihat semua situasi yang terjadi di bumi kita ini. Kita juga sangat percaya jika Tuhan bertindak segala perkara dapat diselesaikan-Nya.
Dalam pesan pastoral saat ini kami mengajak seluruh anggota jemaat dan simpatisan GKI untuk sungguh- sungguh mendoakan setiap proses dan dinamika yang sedang terjadi di seluruh dunia saat ini. Kami juga mengajak untuk kita semua mendoakan GKI dalam setiap perjalanan pelayanan di semua ruang lingkupnya untuk senantiasa menghidupi komitmen yang kuat dan tetap relevan dalam panggilannya sebagai gereja Tuhan. Seperti kita ketahui BPMS GKI periode 2022-2026 akan mengakhiri masa pelayanannya pada Persidangan XXIV Majelis Sinode pada bulan Desember 2026. Pada saat ini Panitia Pemilihan Personalia BPMS dan BPHMS GKI periode 2026-2030 juga sudah dibentuk untuk menyiapkan personalia BPMS GKI dan BPHMS GKI periode 2026-2030. Satu tahun setelah pergantian kepemimpinan Sinode GKI, maka pada tahun 2027 juga akan terjadi pergantian kepemimpinan di Sinode Wilayah-Sinode Wilayah GKI. Semoga Tuhan menolong semua proses ini dan meneguhkan pelayanan kita semua.
Atas nama Badan Pekerja Majelis Sinode GKI, kami mengucapkan SELAMAT PASKAH 2026 untuk seluruh anggota jemaat dan simpatisan GKI. Tuhan Yesus kiranya terus menolong, memperlengkapi dan memberkati kita dalam setiap perjuangan dan pelayanan. Kiranya Roh Kudus memandu hidup kita agar terus menjadi berkat bagi sesama dan kehidupan. AMIN.
Salam kami
Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Kristen Indonesia


Komentar Anda
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.