Transformasi Karena Kasih Karunia

1 Korintus 15:1-11

Belum ada komentar 639 Views

Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. (1Kor. 15:10)

Ulang tahun menjadi momen menyenangkan bagi sebagian besar orang. Pertambahan usia menandai begitu banyak pengalaman hidup yang telah dialami; ada suka dan duka, ada belajar dan mengajar, ada mendapat dan memberi, ada masalah dan solusi. Singkatnya, kita selalu mengalami transformasi di sepanjang usia kita.

Mengalami transformasi keyakinan tidak mudah bagi Paulus. Dahulu sebagai seorang Farisi yang fanatik, ia begitu tinggi hati dan bengis. Kini, sebagai seorang pengikut Kristus dan rasul-Nya, ia begitu rendah hati dan pengasih. Transformasi itu bukan karena kemampuan dirinya. Paulus mengakui bahwa kasih karunia Allah yang mengakibatkannya dan ia sungguh menghargai pemberian Allah itu. Ini dibuktikan pada saat keahliannya digunakan bukan lagi untuk mencederai sesama, tetapi mengajak banyak orang mengalami kabar baik di dalam Yesus Kristus.

Pernahkah kita merenungkan waktu dan peristiwa hidup yang telah kita tempuh sampai saat ini? Apakah kita sungguh menyadari bahwa ada begitu banyak pemberian Allah yang membuat kita ada sebagaimana adanya saat ini? Memang, tidak semua berupa pengalaman yang manis. Mungkin saat ini juga kita sedang mengalami pergumulan yang berat. Tetapi, biarlah kita tetap percaya bahwa kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepada kita tidak sia-sia. Selalu ada transformasi kehidupan di dalam kasih karunia-Nya. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya, Allah, kasih karunia-Mu membarui hidupku. Terima kasih untuk keadaanku saat ini. Apa pun yang terjadi, Engkau baik. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 16; Kid. 5:9—6:3; 1Kor. 15:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...