Tempat Berseru

Mazmur 55:2-16

Belum ada komentar 26 Views

Berilah telinga, ya Allah, kepada doaku, janganlah bersembunyi terhadap permohonanku! (Mzm. 55:2)

Layanan darurat 112 adalah salah satu layanan yang disediakan pemerintah Indonesia bagi masyarakat. Melalui layanan ini, masyarakat dapat melaporkan hal-hal darurat, seperti tindak kriminal, kebakaran, kecelakaan, atau bencana. Layanan darurat 112 menjadi tempat masyarakat mengadu ketika menghadapi masalah. Jika masyarakat memiliki layanan darurat 112 untuk mengadukan situasi darurat, lalu ke manakah kita berseru ketika permasalahan hidup datang?

Pemazmur di dalam pergumulannya memerlukan bantuan. Ia memerlukan tempat untuk berseru; mengadukan aniaya dan cemas karena mereka yang memusuhinya. Pergumulan pemazmur semakin berat karena yang memusuhinya adalah sahabatnya sendiri. Bagi pemazmur, tempatnya untuk berseru adalah Allah. Baginya, Allah adalah tempatnya memohon bantuan. Ia meyakini bahwa Allah sanggup untuk membelanya dari musuh-musuhnya. Pemazmur berseru kepada Allah, oleh karena pengenalannya akan Allah.

Ketika masalah datang dalam kehidupan kita, kita pun perlu tempat untuk berseru; kita perlu tempat untuk menyampaikan pertanyaan dan keluhan kita. Sahabat dan keluarga biasanya menjadi tempat bagi kita untuk mengadu. Itu baik. Tetapi, apakah kita juga menyerahkan pergumulan dan permasalahan hidup yang kita hadapi kepada Allah? Allah memperhatikan setiap kita dan mengetahui setiap pergumulan kita. Allah sanggup menolong kita. Berserulah kepada-Nya! [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Ajarlah kami ya, Allah untuk dapat melihat dan menjadikan-Mu sebagai tempat kami berseru! Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 55:2-16; Ayb. 11:1-20; 1Kor. 7:10-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...