Seperti Kirbat Yang Diasapi

Mazmur 119:81-88

Belum ada komentar 151 Views

Sekalipun aku menjadi kering seperti kirbat yang diasapi, ketetapan-ketetapan-Mu tidak kulupakan. (Mzm. 119:83)

Hidup yang penuh pergumulan dan tantangan yang tiada henti tentunya bukanlah situasi hidup yang nyaman. Situasi tersebut dapat menyebabkan kelelahan fisik, mental, dan spiritual dalam diri kita. Kita merasa tidak berdaya menghadapi dan menyelesaikan permasalahan hidup. Kondisi yang seperti inilah yang dialami dan dirasakan oleh pemazmur.

Pemazmur mengekspresikan ketidakberdayaannya dengan menyamakan diri bagaikan kirbat yang diasapi. Kirbat adalah kantung minuman yang terbuat dari kulit dan biasanya dipakai untuk mewadahi anggur. Kirbat yang diasapi akan menjadi kering dan mudah retak serta tidak berguna lagi untuk menyimpan anggur. Seperti inilah pemazmur menggambarkan situasi hidup yang dialaminya. Ia terhimpit oleh para musuhnya yang mendesak, mengejar, dan mengancam keberadaannya. Meskipun demikian, pemazmur tidak kehilangan pengharapannya. Ia tetap percaya dan berharap kepada Tuhan. Ia menyadari sepenuhnya bahwa hanya Tuhanlah sumber kekuatannya untuk bangkit mengalahkan semua permasalahan yang sedang dihadapinya.

Kehidupan seringkali menempatkan kita pada situasi yang sulit dan merasakan ketidakberdayaan. Meskipun demikian, jangan menyerah. Dalam ketidakberdayaan, kekuatan kita untuk bangkit bersumber dari Tuhan. Tuhan akan memberikan kekuatan baru bagi kita untuk bangkit dan mengatasi setiap kesulitan hidup sehingga kita akan menjadi seperti burung rajawali yang terbang tinggi bersama-Nya. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Kasih setia Tuhan akan memberikan kekuatan baru bagi mereka yang mengalami kepenatan dan tantangan di dalam hidup.

Ayat Pendukung: Yer. 16:14-21; Mzm. 119:81-88; Yoh. 7:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian, Uncategorized
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...