Sama-Sama Melunak

1 Yohanes 3:10-16

Belum ada komentar 57 Views

Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa kita harus saling mengasihi ….(1Yoh. 3:11)

Seorang ayah dan anak sama-sama keras. Sudah tahunan, mereka tidak berbicara satu sama lain. Sejak sang ibu meninggal, sang anak pun memutuskan untuk mengontrak rumah agar tidak berurusan dengan ayahnya. Tak disangka, sang ayah terinfeksi Covid-19 dan harus dirawat di rumah sakit. Selama ayahnya sakit, sang anak kembali tinggal di rumah ayahnya, dan melihat keadaan rumah sang ayah yang berantakan. Pelan-pelan, ia pun merapikan rumah itu sampai ayahnya pulang. Setelah ayahnya kembali, mereka duduk bersama dan melunak. Kisah ini merupakan sebuah iklan e-commerce. Iklan yang sangat menyentuh.

Secara tegas, surat Yohanes menuliskan bahwa tanda anak Iblis adalah orang yang tidak mengasihi saudaranya. Sebagai anak-anak Allah, kita telah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup. Karena itu, untuk tetap tinggal di dalam hidup, kita harus mengasihi saudara kita. Seorang yang membenci saudaranya diibaratkan sebagai seorang pembunuh yang tidak mendapatkan bagian dalam hidup kekal. Untuk mengasihi saudara, membutuhkan pengorbanan. Namun, itulah panggilan iman kita.

Terkadang, persoalannya bukan soal siapa benar dan siapa salah. Namun, siapa yang bersedia untuk melunakkan hati dan membangun hubungan yang lebih baik dengan saudara kita. Dengan mengasihi, maka kita tetap tinggal dalam kasih Allah. [Pdt. Novita Sutanto]

DOA:
Tuhan, kami mau hidup dalam kasih dengan saudara-saudara kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 150; Yer. 30:1-11a; 1Yoh. 3:10-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...