Rukun Itu Indah

Mazmur 133

Belum ada komentar 639 Views

Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! (Mzm. 133:1)

“Rukun itu indah. Rukun itu indah. Bersaudara itu indah. Bersaudara itu indah. Bersatu itu juga indah. Bersatu itu indah.” Demikian isi pidato politik Jokowi di Sentul International Convention Center, Bogor, pada Juli 2019 lalu. Pidato yang bertema Visi Indonesia untuk lima tahun ke depan itu sangat menekankan kehidupan bersama sebagai bangsa yang berideologi Pancasila dan berasaskan Bhinneka Tunggal Ika. Indonesia adalah rumah bersama bagi semua. Maka, Jokowi mengajak semua pihak untuk tidak lagi membicarakan perbedaan, tetapi bicara tentang membangun Indonesia yang satu.

Semangat rukun dan bersatu ini pula yang terdapat pada pemazmur. Ia melihat bahwa kehidupan bersama dalam kerukunan adalah baik dan indah. Meskipun disadari bahwa manusia memiliki perbedaan satu dengan yang lain, tetapi manusia yang berbeda ini saling terhubung dan tidak bisa menghindar dari jalinan relasi satu dengan yang lain. Perbedaan pun adalah berkat pemberian Tuhan. Berkat itu akan berkembang menjadi kebaikan, ketika perbedaan dihargai dan dalam perbedaan itu manusia mau belajar untuk dapat hidup bersama. Hargailah perbedaan! Ketika itu dilakukan, kerukunan dan kesatuan akan tercipta, banyak hal baik dan besar akan dapat dilakukan dalam kebersamaan.

Bangsa Indonesia akan semakin maju ketika setiap warganya memiliki semangat untuk bersatu dan hidup rukun. Setiap kita, kiranya mengambil bagian untuk menciptakan Indonesia yang rukun dan bersatu. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

DOA:
Kami bersyukur atas keragaman yang Engkau anugerahkan bagi bangsa Indonesia, kiranya kami dapat hidup bersama dengan rukun.

Ayat Pendukung: Mzm. 133; Kej. 41:37-57; Kis. 14:19-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...