Roti Kehidupan

Kel.16:2-4, 9-15; Maz.78:23-29 ; Ef. 4:1-16; Yoh. 6:24-35

Belum ada komentar 122 Views

Yesus menyatakan bahwa Dia adalah “roti hidup”. Roti adalah makanan pokok dalam budaya Yahudi dan banyak budaya lainnya, yang melambangkan kebutuhan dasar manusia. Dengan menyatakan diri-Nya sebagai roti hidup, Yesus menegaskan bahwa Dia adalah kebutuhan dasar rohani bagi semua orang.

“Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi” menekankan bahwa Yesus dapat memenuhi kelaparan rohani. Kelaparan di sini bukan sekadar fisik tetapi kelaparan akan kebenaran, pengertian, dan hubungan dengan Allah. (Yoh.6:35)

Roti Hidup sendiri memiliki makna bahwa Yesus adalah sosok sumber kehidupan yang selalu memberikan kehidupan-Nya kepada dunia, sehingga manusia yang datang dan percaya kepada Kristus, Sang Roti Hidup, akan tergerak untuk meneladani Dia untuk terus mau berbagi, peduli, dan solider.

Pesan tentang solidaritas itulah yang juga ingin disampaikan Paulus melalui suratnya kepada jemaat di Efesus. Ia menulis surat itu agar orang-orang mau hidup sehati dan saling memedulikan. Dalam Efesus 4:2 dituliskan, “Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.”

Solidaritas itulah yang akan membuat mereka memiliki kesatuan yang kuat; satu tubuh, satu roh, satu pengharapan, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah (ay. 4-6). Paulus juga menekankan bahwa pertumbuhan iman haruslah selalu mengarah kepada Yesus yang adalah Kepala. Fokus hidup yang terus terarah kepada Yesus itu tampak sudah dilakukan oleh Paulus. Ketika ia terus mengarahkan hidupnya kepada Yesus yang telah menjumpainya, ia terus berkarya dalam semua surat dan pelayanannya. Paulus adalah teladan iman yang menunjukkan bahwa siapa pun yang mengarahkan hidupnya kepada Kristus, ia akan mengarahkan hidupnya kepada dunia. Amin.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...