PROVIDENSIA DEI

Mazmur 124

1 Komentar 402 Views

Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Mzm. 124:8)

Providensia Dei, artinya pemeliharaan Allah. Karya pemeliharaan Allah, biasanya paling dirasakan dalam masa-masa sulit. Misalnya, saat gagal dalam usaha, padahal usaha dilakukan dengan jujur dan benar; saat tidak disukai oleh atasan dan dihalangi untuk naik jabatan, padahal pekerjaan berjalan sesuai aturan.

Dalam masa-masa sulit dan sarat dengan penderitaan, Israel merasakan pertolongan dan pemeliharaan Tuhan. Hal itu diungkapkan oleh pemazmur dalam nyanyian ziarah, di mana ia mengingat kembali kasih setia Tuhan. Dengan jujur diungkapkan bahwa kalau bukan karena TUHAN, Israel sudah ditelan oleh amarah musuh-musuhnya; mereka bisa mati binasa oleh ganasnya alam; sungai yang meluap-luap akan menghanyutkan mereka. Namun, Tuhan baik. Jiwa mereka terluput, hidup mereka berlanjut. Karena itu, sang pemazmur mengaku dengan jujur dan tulus bahwa pertolongan mereka datang dari Tuhan, pencipta dan pemelihara kehidupan. Providensia Dei itu mereka alami secara nyata, dan kidung syukur pun dimadahkan.

Dalam kenyataan hidup sehari-hari, pemeliharaan Allah terus dialami. Mungkin tidak sespektakuler narasi pemazmur, namun dalam pekerjaan atau keluarga, pemeliharaan Tuhan itu nyata. Meskipun ada orang lain yang menghalang-halangi kita, tetapi mereka tidak pernah bisa menghalangi kasih dan pemeliharaan Tuhan dalam hidup kita. Karena itu, lahirlah ungkapan, “Berkat Tuhan selalu ada dan gak ketukar.” [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Pemeliharaan Tuhan menjadi pelindung dan kekuatan bagi kita untuk terus melangkah melewati kesulitan dan meraih keberhasilan.

Ayat Pendukung: Mzm. 124; Est. 2:1-23; Kis. 12:20-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Yohanes Sukiman

    Puji Tuhan, renungan yang sangat relevan, saya berkali-kali mengalami kesusahan besar dalam pekerjaan karena sikap culas atasan maupun rekan kerja, padahal saya sudah bekerja sungguh dan memberikan keuntungan xan terobiosan buat perusahaan. Dan dalam doa dan persekutuan dengan Tuhan saya mengenal Provudensi Allah, dan renungan ini sesuai dengan apa yang saya alami Terima kasih.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...