Perlindungan Allah

Keluaran 12:21-27

Belum ada komentar 18 Views

Apabila anak-anakmu bertanya kepadamu: Apa arti ibadah ini bagimu? maka kamu harus berkata: Itulah kurban Paskah bagi TUHANyang melewati rumah-rumah orang Israel di Mesir, ketika Ia menulahi orang Mesir, tetapi menyelamatkan rumah-rumah kita’.’…(Keluaran 12:26-27)

Kata “warisan” tidak hanya berhubungan dengan hal-hal bendawi. Ia juga bisa dihubungkan dengan ibadah dan iman. Namun, banyak orang yang tidak menganggap hal-hal yang terakhir itu sebagai sesuatu yang berharga.

Warisan iman dan ibadah sangatlah penting bagi umat Israel. Namun supaya hal itu dapat bertahan terpelihara, para orangtua harus bisa menjelaskan apa makna ibadah itu bagi mereka dan bagi generasi selanjutnya. Tradisi makan Paskah berangkat dari pengalaman umat Israel ketika Allah menjatuhkan tulah terakhir kepada Bangsa Mesir, yaitu kematian anak sulung. Tulah itu sebenarnya bisa mengenai semua orang. Hanya mereka yang membubuhkan darah anak domba Paskah pada tiang pintu rumahnya akan terluput dari tulah tersebut. Dalam perintah-Nya, Allah berulang kali menggunakan kata “melewati”, misalnya pada ayat 23 dan 27. Kata yang dipakai adalah pesah. Dari situ kemudian kita mengenal kata pesakh dan Paskah. Selain bermakna “melewati”, makna asli dari kata itu adalah “melindungi”. Perlindungan Allah itulah yang dikenang dan dirayakan dalam ibadah yang diwariskan kepada anak cucu Bangsa Israel.

Kita juga perlu mewariskan iman dan ibadah kepada keturunan kita. Berbagai pengalaman iman yang telah kita alami menegaskan betapa kasih setia, pemeliharaan, dan perlindungan Allah sungguh nyata. Pewarisan itu tidak hanya dilakukan melalui cerita saja, melainkan juga dinyatakan dalam kehidupan yang terus percaya dan berpengharapan kepada Allah dalam segala keadaan. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Mampukanlah kami untuk menghadirkan kehidupan yang terus berpengharapan kepada-Mu, ya Allah. Amin.

Ayat Pendukung: Kel. 12:21-27; Mzm. 126; Yoh. 11:45-57
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SHAVOT
    Mazmur 126
    Ketika Tuhan memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang yang bermimpi. Pada waktu itu muiut kita penuh dengan tawa,...
  • Jangan Takut
    Yesaya 43:1-7
    Oleh karena engkau berharga dan mulia di mata-Ku dan Aku mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan...
  • Bagaimana Mukjizat Terjadi?
    2 Raja-raja 4:1-7
    Perempuan itu pergi darinya. la menutup pintu sesudah ia dan anak-anaknya masuk. Anak-anaknya membawa bejana-bejana ke dekatnya sementara ia...
  • Jangan Remehkan Kebodohan
    Mazmur 53
    Orang bebal berkata dalam hatinya, “Tidak ada Allah!” Busuk dan jijik kecurangan mereka, tidak ada yang berbuat baik. (Mazmur...
  • HARI RAYA
    Imamat 23:26-41
    Itulah hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN, yang harus kamu umumkan sebagai pertemuan kudus….(Imamat 23:37) Jumlah hari raya di Indonesia...