Percaya Mutlak Kepada Allah

Hakim-hakim 13:2-24

Belum ada komentar 93 Views

Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya …. (Hak. 13:3)

Perjanjian Lama mengingatkan kita bahwa umat Allah hidup berdasarkan percaya pada janji TUHAN. Mereka berpegang pada janji yang biasanya merupakan inisiatif Allah. Ketika janji itu dibuat, banyak hal yang di luar nalar manusia. Misalnya, Israel yang tanpa raja akan dibuat menjadi bangsa yang besar; Abram yang tak punya anak akan dibuat banyak keturunannya; Sara yang sudah tua akan memperoleh anak. Kini, istri Manoah yang mandul akan mengandung dan melahirkan. Semua hal yang di luar nalar itu merupakan ujian bagi manusia, percaya dan berpegang pada janji itu atau tidak.

Dasar dari janji adalah percaya. Percaya berasal dari credo (Latin). Kata kredit, utang piutang, berasal dari kata ini. Utang piutang terjadi karena ada kepercayaan. Percaya pada janji Allah merupakan pegangan Manoah untuk terus memelihara dan membesarkan kandungan istrinya dan Simson, anaknya, kelak. Padahal, Malaikat itu tidak memberikan bukti atau tanda apa pun kepada Manoah dan istrinya. Beriman adalah percaya mutlak pada Allah.

Beriman dengan penyerahan mutlak bukanlah tanpa tantangan dan godaan. Tanpa adanya bukti dan tanda adalah salah satu godaannya. Namun, kita tidak akan beriman mutlak jika hanya tergantung pada bukti dan tanda. Iman teruji ketika keragu-raguan dan kebimbangan begitu kuat menggoda dan menguasai keyakinan. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ajarilah saya untuk percaya mutlak pada pimpinan-Mu atas pergumulan hidup saya. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 89:2-5, 20-27; Hak. 13:2-24; Yoh. 7:40-52
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat atas Keluarga
    Mazmur 128
    Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang yang takut akan TUHAN. (Mazmur 128:4) Sering kali penulis bertanya kepada anak-anak muda yang...
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...