Pemberi Semangat

Kisah Para Rasul 27:13-38

Belum ada komentar 76 Views

“Tetapi sekarang, juga dalam kesukaran ini, aku menasihatkan kamu, supaya kamu tetap bertabah hati ….” (Kis. 27:22)

Suatu kali saya sedang mengalami pergumulan. Lalu tanpa disangka, saya bertemu orang dengan pergumulan yang sama. Saya tak bicara banyak, hanya berkata kepadanya agar jangan menyerah. Beberapa minggu kemudian, orang itu mencari saya, ia berterima kasih atas ucapan saya agar jangan menyerah. Ucapan itu membuatnya dapat bertahan sampai akhirnya ia dapat menyelesaikan pergumulannya.

Sebagai tawanan di kapal, Paulus menghadapi badai yang sama dengan seluruh penumpang dan awak kapal. Badai itu begitu dahsyat sampai-sampai beberapa hari lamanya baik matahari maupun bintang-bintang tidak kelihatan (ay. 20). Gelap. Angin begitu dahsyat. Mereka pun merasa putus harapan untuk selamat. Dalam situasi itu, Paulus tidak ikut- ikutan putus asa. Ia memberikan semangat agar mereka tabah dan percaya bahwa Allah akan menyelamatkan mereka. Ketika kapal bersauh di tengah laut, Paulus bahkan mengajak mereka untuk makan dengan mengucap syukur (ay. 25). Maka kuatlah hati semua orang itu, dan menanti siang hari.

Badai hidup acap kali memang tak terhindarkan. Tetapi, bagaimana sikap kita menghadapi badai itulah yang menjadi penting. Sebagai orang beriman, kita percaya bahwa Tuhan menolong kita kepada jalan keluar. Oleh karena itu, jadilah seorang pemberi semangat di tengah-tengah badai hidup, meskipun kita sendiri bergumul. Tuhan dapat memakai kita untuk menjadi pembawa harapan. [Pdt. Novita Sutanto]

REFLEKSI:
Seorang pemberi semangat adalah utusan Tuhan bagi sesama yang sedang bergumul.

Ayat Pendukung: Mzm. 66:8-20; Kej. 7:1-24; Kis. 27:13-38
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tak Dilupakan Tuhan
    Kejadian 25:12-18
    Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12) Seorang anak...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Berharga Di Mata-Nya
    Matius 10:24-39
    Karena itu, janganlah takut! Kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit. (Matius 10:31) Seorang mahasiswa membagikan pendapatnya tentang iman...
  • Tiada Yang Tersembunyi
    Lukas 11:53-12:3
    Karena itu, apa yang kamu katakan dalam gelap akan didengar dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga...
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...