Meretas Jalan Baru

Ibrani 10:16-25

Belum ada komentar 71 Views

… karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri …. (Ibr. 10:20)

Para hacker (peretas) memiliki kemampuan yang tidak biasa. Mereka sanggup mencari jalan baru dalam sebuah sistem komputer yang rumit, sehingga hambatan dan kendala yang terjadi karena kelemahan atau kebuntuan sistem dapat diatasi dan dipulihkan.

Pada perjanjian lama, umat Tuhan begitu sulit untuk mengalami perjumpaan dengan-Nya. Ada semacam batasan berlapis yang harus mereka tempuh manakala beribadah di bait suci. Sistem ini menjadikan Allah diperkenalkan sebagai Allah yang begitu jauh dan banyak menuntut terhadap umat yang membutuhkan-Nya. Syukur karena karya Kristus, Allah meretas jalan baru bagi umat-Nya demi mengalami hidup yang dilimpahi anugerah kasih-Nya. Salib Kristus memperlihatkan kepada dunia bahwa Allah adalah Allah yang begitu dekat dengan manusia dan bersedia mengalami sengsara kita melalui karya Anak-Nya. Salib Kristus menunjukkan dengan jelas bahwa kasih itu memberi, bukan mengambil dan menuntut.

Jumat ini menjadi agung karena kita kembali mengingat jalan baru yang membawa kehidupan sejati karena kasih Kristus. Dia rela mengalami apa yang berat demi orang lain mendapat keringanan. Dia merobohkan batasan yang membebani, demi dunia mengalami kasih Allah yang membarui kehidupan. Lalu, apakah kita yang sudah dibanjiri oleh kasih-Nya melalui karya Kristus, juga bersedia meretas jalan-jalan baru, supaya kasih Allah dialami oleh sebanyak mungkin orang? [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya Bapa, tuntunlah kami dengan Roh-Mu, supaya kami setia meniti jalan baru yang Kristus hadirkan bagi dunia ini. Amin.

Ayat Pendukung: Yes 52:13—53:12; Mzm. 22; Ibr. 10:16-25; Yoh. 18:1—19:42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...