Meretas Jalan Baru

Ibrani 10:16-25

Belum ada komentar 282 Views

… karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri …. (Ibr. 10:20)

Para hacker (peretas) memiliki kemampuan yang tidak biasa. Mereka sanggup mencari jalan baru dalam sebuah sistem komputer yang rumit, sehingga hambatan dan kendala yang terjadi karena kelemahan atau kebuntuan sistem dapat diatasi dan dipulihkan.

Pada perjanjian lama, umat Tuhan begitu sulit untuk mengalami perjumpaan dengan-Nya. Ada semacam batasan berlapis yang harus mereka tempuh manakala beribadah di bait suci. Sistem ini menjadikan Allah diperkenalkan sebagai Allah yang begitu jauh dan banyak menuntut terhadap umat yang membutuhkan-Nya. Syukur karena karya Kristus, Allah meretas jalan baru bagi umat-Nya demi mengalami hidup yang dilimpahi anugerah kasih-Nya. Salib Kristus memperlihatkan kepada dunia bahwa Allah adalah Allah yang begitu dekat dengan manusia dan bersedia mengalami sengsara kita melalui karya Anak-Nya. Salib Kristus menunjukkan dengan jelas bahwa kasih itu memberi, bukan mengambil dan menuntut.

Jumat ini menjadi agung karena kita kembali mengingat jalan baru yang membawa kehidupan sejati karena kasih Kristus. Dia rela mengalami apa yang berat demi orang lain mendapat keringanan. Dia merobohkan batasan yang membebani, demi dunia mengalami kasih Allah yang membarui kehidupan. Lalu, apakah kita yang sudah dibanjiri oleh kasih-Nya melalui karya Kristus, juga bersedia meretas jalan-jalan baru, supaya kasih Allah dialami oleh sebanyak mungkin orang? [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya Bapa, tuntunlah kami dengan Roh-Mu, supaya kami setia meniti jalan baru yang Kristus hadirkan bagi dunia ini. Amin.

Ayat Pendukung: Yes 52:13—53:12; Mzm. 22; Ibr. 10:16-25; Yoh. 18:1—19:42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...