Menuruti Kehendak Tuhan

Matius 3:13-17

Belum ada komentar 177 Views

“Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.“ (Mat. 3:15)

Menjadi pembicara itu mudah. Begitu pula menjadi pendengar, tidaklah terlalu sulit dilakukan. Tantangan lebih berat ialah menjadi penurut. Yohanes tampil menyerukan agar umat menuruti perintah Allah.

Sejak awal kemunculannya, Yohanes Pembaptis mengatakan bahwa ia hanya menyiapkan jalan. Yesuslah yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Namun, Yesus datang kepada Yohanes dan meminta dibaptis. Yohanes menolak, sebab ia merasa tidak layak melakukannya. Tetapi, Yesus berkata itu harus dilakukan untuk menggenapi kehendak Allah; bukti ketaatan kepada Allah. Pada saat baptisan itu terjadi, Roh Kudus turun atas Yesus disertai penegasan dari surga bahwa Allah Bapa berkenan atas Yesus. Peristiwa ini pun menjadi awal dari karya Yesus di dunia. Berbeda dengan baptisan orang-orang lainnya, Yesus dibaptis bukan karena Dia berdosa. Yesus menegaskan bahwa baptisan-Nya adalah bagian dari kehendak Allah atas dirinya. Memberi diri-Nya dibaptis berarti menjadi sama dengan manusia lainnya, sekaligus menjadi bukti ketaatan Yesus pada Allah. Baptisan Yesus juga adalah pengakuan Allah kepada Yesus, bahwa Allah berkenan agar kehendak-Nya nyata dalam pekerjaan Yesus di dunia.

Dibaptis bukanlah sekadar tanda menjadi Kristen, melainkan memberi diri kita untuk melakukan kehendak Allah dalam hidup kita. Dibaptis berarti menerima kuasa Roh Kudus, yang akan memampukan kita untuk melakukan kehendak Allah di dunia. [Pdt. Arliyanus Larosa] 

REFLEKSI:

Memberi diri dibaptis adalah menyatakan janji kita untuk melakukan kehendak Allah dalam hidup kita.

Ayat Pendukung:  Yes. 42:1-9; Mzm. 29; Kis. 10:34-43; Mat. 3:13-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...