Menuruti Kehendak Tuhan

Matius 3:13-17

Belum ada komentar 179 Views

“Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.“ (Mat. 3:15)

Menjadi pembicara itu mudah. Begitu pula menjadi pendengar, tidaklah terlalu sulit dilakukan. Tantangan lebih berat ialah menjadi penurut. Yohanes tampil menyerukan agar umat menuruti perintah Allah.

Sejak awal kemunculannya, Yohanes Pembaptis mengatakan bahwa ia hanya menyiapkan jalan. Yesuslah yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Namun, Yesus datang kepada Yohanes dan meminta dibaptis. Yohanes menolak, sebab ia merasa tidak layak melakukannya. Tetapi, Yesus berkata itu harus dilakukan untuk menggenapi kehendak Allah; bukti ketaatan kepada Allah. Pada saat baptisan itu terjadi, Roh Kudus turun atas Yesus disertai penegasan dari surga bahwa Allah Bapa berkenan atas Yesus. Peristiwa ini pun menjadi awal dari karya Yesus di dunia. Berbeda dengan baptisan orang-orang lainnya, Yesus dibaptis bukan karena Dia berdosa. Yesus menegaskan bahwa baptisan-Nya adalah bagian dari kehendak Allah atas dirinya. Memberi diri-Nya dibaptis berarti menjadi sama dengan manusia lainnya, sekaligus menjadi bukti ketaatan Yesus pada Allah. Baptisan Yesus juga adalah pengakuan Allah kepada Yesus, bahwa Allah berkenan agar kehendak-Nya nyata dalam pekerjaan Yesus di dunia.

Dibaptis bukanlah sekadar tanda menjadi Kristen, melainkan memberi diri kita untuk melakukan kehendak Allah dalam hidup kita. Dibaptis berarti menerima kuasa Roh Kudus, yang akan memampukan kita untuk melakukan kehendak Allah di dunia. [Pdt. Arliyanus Larosa] 

REFLEKSI:

Memberi diri dibaptis adalah menyatakan janji kita untuk melakukan kehendak Allah dalam hidup kita.

Ayat Pendukung:  Yes. 42:1-9; Mzm. 29; Kis. 10:34-43; Mat. 3:13-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...