Menjadi Saudara Orang Berdosa

Ibrani 2:10-18

Belum ada komentar 23 Views

Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya ….
(Ibr. 2:17)

Tokoh pewayangan Bambang Sumantri lebih terkenal ketimbang adiknya, Bambang Sukrosono. Sumantri ditakdirkan sebagai seorang pemuda tampan penuh pesona, sementara sang adik punya penampilan menyeramkan. Meski berbeda fisik, kakak beradik ini semula saling menyayangi. Perlahan mereka tumbuh dan punya karakter berbeda. Sumantri adalah sosok ambisius haus jabatan, sedangkan Sukrosono figur bersahaja, tulus dan rela berkorban apa pun untuk kakaknya. Tragis, sang adik akhirnya menjadi korban karena kakaknya tidak mau dipermalukan lantaran memiliki adik buruk rupa.

Terbalik dari kisah Sumantri dan Sukrosono, Yesus justru memandang kita sebagai saudara. Benar, mungkin saja penampilan kita tidak seburuk Sukrosono. Namun, bukankah perilaku kita penuh aib? Kita menjadi “buruk rupa” karena dosa! Yesus yang tidak mengenal dosa rela disamakan dengan saudara-saudara-Nya yang berdosa agar melalui penderitaan- Nya, Ia dapat mendamaikan seluruh umat manusia dengan Allah yang Mahakudus. Dialah yang memahami dan mengerti pergumulan dosa manusia, karena Dia telah sungguh-sungguh menjadi manusia. Yesuslah yang dapat menyelamatkan karena Dia sendiri tidak berdosa!

Yesus yang begitu mulia, tidak mengenal dosa, bersedia menjadikan semua manusia sebagai saudara-Nya. Maka, seharusnya kita juga mau menjadikan semua orang sebagai saudara kita! [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Bila Yesus mau menerima dan menjadikan orang berdosa sebagai saudara-Nya. Mestinya hal serupa dilakukan oleh pengikut-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 32; 1Raj. 19:1-8; Ibr. 2:10-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berbenah Bersama Allah
    Yehezkiel 39:21-29
    “Aku tidak akan lagi menyembunyikan wajah-Ku dari mereka, karena Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas kaum Israel, demikianlah firman...
  • Allah Mengenalku
    Mazmur 139:1-12, 23-24
    Selidikilah aku, ya Allah, dan selamilah hatiku, ujilah aku dan ketahuilah pikiran-pikiranku; (Mazmur 139:23) Maya duduk hening di bangku...
  • Bahagia Karena Menemukan Makna
    Matius 13:10-17
    Namun, berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. (Matius 13:16) Budi termenung. Langit senja seolah melukiskan kerinduan dalam...
  • Kasih Bagi Yang Rentan
    Yeremia 49:7-11
    “Tinggalkanlah anak-anak yatimmu, Aku akan menghidupi mereka; biarlah janda-jandamu menaruh kepercayaan pada-Ku!” (Yeremia 49:11) Seorang konglomerat besar yang merasa...
  • Tidak Sendirian
    Mazmur 142
    Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku, “Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang hidup!” (Mazmur 142:6) Semua orang, dalam...